PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Tambora, berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, telah berhasil menyalurkan bantuan 49 paket sembako kepada masyarakat di Kelurahan Renda, Kabupaten Dompu. Kegiatan penyaluran bantuan kebutuhan pokok ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, yang sekaligus menegaskan komitmen PLN dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penyerahan simbolis bantuan dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Agustus 2026, di Kelurahan Renda. Manager UPK Tambora, Bapak Arizona Yoris Wirawan, secara langsung menyerahkan paket sembako kepada Bapak Iwan Kurniawan, salah satu Ketua RT di kelurahan tersebut, yang kemudian akan mendistribusikannya kepada warga yang paling membutuhkan. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian PLN terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Latar Belakang dan Tujuan Kegiatan Hari Pelanggan Nasional, yang diperingati setiap tahun, tidak hanya menjadi momen bagi perusahaan untuk merefleksikan pentingnya peran pelanggan dalam keberlangsungan bisnis, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan kemitraan antara perusahaan dengan masyarakat. Bagi PLN, peringatan HPN 2026 ini dimaknai lebih luas, yaitu sebagai kesempatan untuk hadir di tengah masyarakat, berbagi, dan memberikan kontribusi positif. General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Dwipantara, Ibu Rita Triani, dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. "Bagi kami, Hari Pelanggan Nasional bukan hanya tentang memberikan pelayanan listrik yang terbaik. Lebih dari itu, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat," ujar Ibu Rita. Beliau menambahkan, "Semoga 49 paket sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan sedikit kebahagiaan bagi keluarga yang menerima." Program penyaluran bantuan sembako ini merupakan wujud sinergi antara PLN UPK Tambora dengan YBM PLN, sebuah lembaga amil zakat yang mengelola dana dari karyawan PLN untuk disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat. Kronologi Penyaluran Bantuan Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ini telah dipersiapkan dengan matang oleh tim PLN UPK Tambora dan YBM PLN. Pada hari Jumat, 28 Agustus 2026, tim dari PLN UPK Tambora, termasuk Bapak Arizona Yoris Wirawan selaku Manager, didampingi oleh perwakilan dari YBM PLN, tiba di Kelurahan Renda. Acara diawali dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga, yaitu Ketua RT Bapak Iwan Kurniawan. Setelah prosesi penyerahan simbolis, tim PLN juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan beberapa warga penerima bantuan. Interaksi ini menjadi penting untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi sosial dan kebutuhan riil masyarakat di sekitar area kerja PLN. Melalui dialog singkat ini, PLN dapat lebih memahami tantangan yang dihadapi warga dan merancang program-program bantuan di masa mendatang yang lebih tepat sasaran. Kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi foto bersama antara perwakilan PLN UPK Tambora, YBM PLN, dan beberapa penerima bantuan. Momen kebersamaan ini diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling percaya antara PLN dengan masyarakat. Data Pendukung dan Signifikansi Bantuan Sebanyak 49 paket sembako telah disiapkan oleh YBM PLN UPK Tambora. Setiap paket berisi berbagai kebutuhan pokok yang esensial untuk rumah tangga, seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan kebutuhan dasar lainnya. Meskipun jumlahnya mungkin terlihat tidak terlalu besar, namun kehadiran bantuan ini memiliki signifikansi yang penting bagi keluarga penerima, terutama di tengah kondisi ekonomi yang mungkin sedang sulit. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang telah teridentifikasi membutuhkan. Proses identifikasi ini biasanya dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat desa atau kelurahan setempat, serta melalui pemantauan langsung oleh tim PLN di lapangan. Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan sampai kepada mereka yang benar-benar memerlukan. Kehadiran PLN UPK Tambora tidak hanya sebatas pada penyediaan pasokan listrik yang andal melalui operasional pembangkitnya. Perusahaan juga memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Bantuan sembako ini merupakan salah satu wujud nyata dari tanggung jawab tersebut, yang mencerminkan filosofi "dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat" dalam konteks program TJSL. Tanggapan dan Pernyataan Pihak Terkait Manager PLN UPK Tambora, Bapak Arizona Yoris Wirawan, menekankan pentingnya peran ganda PLN. "Pihaknya tidak hanya berupaya menjaga keandalan pembangkit untuk mendukung pasokan listrik kepada masyarakat, tetapi juga mendorong kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga," ungkap Bapak Arizona. Ia menambahkan, "Kegiatan bersama YBM PLN ini merupakan bagian dari kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat yang semakin luas." Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen PLN UPK Tambora untuk tidak hanya fokus pada aspek teknis operasional, tetapi juga pada aspek sosial kemasyarakatan. Keseimbangan antara keandalan operasional dan kontribusi sosial menjadi kunci dalam membangun citra positif dan hubungan harmonis dengan masyarakat. Sementara itu, Ibu Rita Triani, General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Dwipantara, memberikan pandangan yang lebih strategis. Beliau melihat HPN sebagai momentum untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan dan lingkungan sekitar. "Lebih dari itu, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat," tegasnya, menunjukkan bahwa PLN berupaya menjadi entitas yang lebih dari sekadar penyedia layanan, melainkan juga mitra pembangunan masyarakat. Implikasi dan Dampak yang Lebih Luas Penyaluran bantuan sembako oleh PLN UPK Tambora dan YBM PLN di Kelurahan Renda ini memiliki beberapa implikasi dan dampak yang lebih luas: Penguatan Hubungan Masyarakat: Kegiatan ini secara langsung memperkuat hubungan antara PLN dengan masyarakat di Kelurahan Renda. Dengan menunjukkan kepedulian nyata, PLN membangun kepercayaan dan citra positif di mata publik. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat: Bantuan sembako memberikan keringanan beban bagi keluarga penerima, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok. Hal ini dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat rumah tangga. Promosi Program TJSL: Pelaksanaan program ini juga menjadi sarana promosi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Hal ini menunjukkan kepada publik bahwa PLN tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga pada kontribusi sosial. Peningkatan Moral Karyawan: Keterlibatan karyawan PLN, baik secara langsung maupun melalui YBM PLN, dalam kegiatan sosial dapat meningkatkan moral dan rasa bangga mereka terhadap perusahaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian. Contoh bagi Perusahaan Lain: Keberhasilan program ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam kegiatan serupa, menciptakan ekosistem bisnis yang lebih bertanggung jawab dan peduli sosial. PLN UPK Tambora menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan operasional pembangkit listrik yang merupakan tulang punggung pasokan energi bagi masyarakat. Di samping itu, komitmen terhadap kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah kerjanya akan terus dijaga dan ditingkatkan. Kolaborasi antara unit operasional PLN, YBM PLN, dan masyarakat diharapkan akan terus membuahkan hasil positif di masa mendatang. (rl) Post navigation Indonesia Optimistis Ekonomi Tumbuh Hingga 5,6 Persen di 2026, Investasi dan Sektor Swasta Jadi Motor Penggerak Inflasi NTB di Atas Target Nasional, BI Waspadai Tekanan Harga Jelang Momen Keagamaan dan Event Besar