KOTA BIMA – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Bhayangkara yang ke-80 tahun 2026, Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB), melalui Kompi 1 Batalyon C Pelopor dan Subden Detasemen Gegana, telah sukses menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa aksi donor darah. Acara kemanusiaan ini diselenggarakan di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bima Kota pada hari Jumat, 19 Juni 2026, menandai komitmen Polri dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Kegiatan donor darah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah wujud nyata dari semangat pengabdian dan kepedulian sosial yang digalakkan oleh institusi Polri. Peserta yang hadir menunjukkan antusiasme yang tinggi, mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya ketersediaan pasokan darah untuk kebutuhan medis. Aksi ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam upaya bersama menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga.

Kronologi dan Pelaksanaan Aksi Donor Darah

Pelaksanaan donor darah yang berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, dimulai sejak pagi hari di lingkungan Mapolres Bima Kota. Kegiatan ini merupakan puncak dari serangkaian persiapan yang telah dilakukan oleh Satuan Brimob Polda NTB. Sejak awal tahun 2026, berbagai unit di bawah naungan Polda NTB telah diinstruksikan untuk merencanakan dan melaksanakan kegiatan sosial sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Kompi 1 Batalyon C Pelopor dan Subden Detasemen Gegana menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan acara di Bima. Pemilihan lokasi di Mapolres Bima Kota dinilai strategis untuk memudahkan akses partisipasi dari berbagai kalangan. Penyelenggara telah berkoordinasi intensif dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima untuk memastikan kelancaran dan standar kesehatan dalam proses pengambilan darah.

Peserta donor darah berasal dari berbagai elemen, meliputi personel Polri yang bertugas di wilayah Bima dan sekitarnya, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari satuan terdekat, serta masyarakat umum yang secara sukarela mendaftarkan diri. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan solidaritas dan kebersamaan yang terjalin erat di Bima.

Proses donor darah dilakukan oleh tim medis profesional dari RSUD Kota Bima. Setiap calon pendonor menjalani pemeriksaan kesehatan awal, termasuk pengukuran tekanan darah, kadar hemoglobin, dan wawancara medis singkat untuk memastikan kondisi kesehatan mereka layak untuk mendonorkan darah. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, para pendonor dipandu untuk melakukan proses pengambilan darah yang berlangsung cepat dan aman.

Antusiasme peserta terlihat jelas dari panjangnya antrean yang terbentuk sepanjang kegiatan. Banyak dari mereka yang datang bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral bagi para petugas yang telah mengorganisir acara ini. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Tujuan dan Makna Hari Bhayangkara ke-80

Hari Bhayangkara, yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, merupakan hari ulang tahun Kepolisian Negara Republik Indonesia. Peringatan ke-80 tahun 2026 ini memiliki makna historis yang mendalam, menandai perjalanan panjang institusi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum di seluruh penjuru negeri.

Setiap tahunnya, menjelang peringatan Hari Bhayangkara, Polda NTB beserta jajaran di tingkat kepolisian resor dan satuan khusus seperti Brimob, senantiasa menggelar berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Aksi donor darah ini adalah salah satu bentuk ekspresi rasa syukur atas bertambahnya usia Polri, sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan kembali amanah dan tanggung jawab besar yang diemban oleh setiap insan Bhayangkara.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Sat Brimob Polda NTB Gelar Donor Darah di Kota Bima

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya, menegaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan donor darah ini merupakan bagian integral dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. "Kegiatan sosial kemanusiaan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan Polda NTB dan jajaran sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Polri," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ungkapan syukur dan dedikasi yang tulus dari Polri kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Mohammad Kholid menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini lebih luas dari sekadar mengumpulkan kantong darah. "Kita berharap kantong-kantong darah yang berhasil dikumpulkan dapat memberikan manfaat bagi sesama yang membutuhkan," ungkapnya. Harapan ini menunjukkan visi kemanusiaan yang kuat, di mana setiap tetes darah yang didonorkan diharapkan dapat menyelamatkan nyawa dan membantu meringankan beban pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Sinergi Lintas Sektoral dan Manfaat Ganda

Kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Satuan Brimob Polda NTB ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara berbagai pihak dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan. Kerjasama antara Sat Brimob Polda NTB dengan RSUD Kota Bima dalam hal penyediaan tenaga medis dan peralatan, serta dukungan dari personel TNI dan partisipasi aktif masyarakat, menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.

Kombes Pol. Mohammad Kholid menekankan pentingnya aspek sinergitas dalam kegiatan ini. "Kegiatan donor darah tidak hanya menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri, TNI, dan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu membantu masyarakat yang sedang membutuhkan transfusi darah untuk keperluan medis," jelasnya. Sinergi yang terjalin melalui kegiatan semacam ini tidak hanya sebatas pada momen acara, tetapi juga berpotensi memperkuat hubungan baik dan rasa saling percaya antara aparat keamanan, TNI, dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, aksi donor darah ini memiliki manfaat ganda. Bagi para pendonor, mendonorkan darah secara teratur dapat memberikan manfaat kesehatan, seperti deteksi dini terhadap beberapa penyakit melalui pemeriksaan sebelum donor dan stimulasi sumsum tulang untuk memproduksi sel darah baru. Bagi penerima, ketersediaan stok darah yang cukup di bank darah adalah hal yang krusial, terutama dalam penanganan kasus-kasus darurat medis, operasi, persalinan, dan pasien dengan penyakit kronis yang memerlukan transfusi rutin.

Implikasi dan Harapan ke Depan

Keberhasilan penyelenggaraan aksi donor darah di Kota Bima ini memberikan implikasi positif yang lebih luas. Pertama, kegiatan ini semakin memperkuat citra Polri sebagai institusi yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui aksi-aksi nyata seperti ini, Polri berupaya untuk lebih dekat dengan rakyat dan menunjukkan bahwa pengabdian mereka melampaui tugas-tugas pokok kepolisian.

Kedua, kegiatan ini menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya donor darah. Dengan semakin banyaknya partisipasi dari masyarakat, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjadi pendonor darah akan terus meningkat. Hal ini sangat penting mengingat kebutuhan akan darah di seluruh Indonesia terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kemajuan teknologi medis.

Ketiga, momen Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana semangat pengabdian Polri kepada masyarakat semakin nyata dirasakan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Polda NTB berharap dapat terus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap aspek tugas dan pengabdiannya.

Dalam penutupnya, Kombes Pol. Mohammad Kholid menyatakan, "Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga terus berupaya hadir melalui berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas." Pernyataan ini menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus memberikan kontribusi positif dan menjadi pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat yang dapat diandalkan.

Ke depannya, diharapkan kegiatan serupa dapat terus digalakkan oleh seluruh jajaran Polri di seluruh Indonesia, tidak hanya dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai bagian dari program kerja rutin yang berkelanjutan. Dengan demikian, semangat kepedulian sosial dan kemanusiaan yang ditunjukkan oleh Satuan Brimob Polda NTB di Kota Bima ini dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi institusi lain, serta memperkuat ikatan antara aparat negara dengan masyarakat demi terciptanya Indonesia yang lebih aman, sehat, dan sejahtera. (rl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *