MATARAM – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumbawa secara aktif menggaungkan semangat pemberdayaan sumber daya manusia, khususnya peran perempuan dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang andal. Komitmen ini diwujudkan melalui sebuah kegiatan inovatif bertajuk "Kebaya untuk Perempuan Berdaya, Melayani dengan Hati", yang tidak hanya memperingati Hari Kebaya Nasional, tetapi juga menegaskan dedikasi Srikandi PLN dalam melayani masyarakat. Inisiatif ini mencerminkan perpaduan antara pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, dan penguatan komitmen PLN dalam transformasi digital serta transisi energi bersih.

Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81 menjadi momentum penting bagi PLN UIW NTB untuk merefleksikan kembali esensi kemerdekaan yang tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia yang menjadi tulang punggung kemajuan bangsa. Srikandi PLN UP3 Sumbawa mengambil peran sentral dalam perayaan ini, menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas dan kontribusi yang signifikan dalam sektor ketenagalistrikan yang selama ini seringkali didominasi oleh laki-laki. Penggunaan kebaya dalam kegiatan ini bukan sekadar busana, melainkan sebuah simbol identitas, ketangguhan, dedikasi, dan keanggunan perempuan Indonesia yang siap mengabdi.

Memadukan Tradisi dan Transformasi Digital

Kegiatan "Kebaya untuk Perempuan Berdaya, Melayani dengan Hati" dirancang untuk mengusung semangat Women Empowerment secara nyata. Para Srikandi PLN hadir langsung di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penyedia layanan kelistrikan, tetapi juga sebagai agen edukasi dan perubahan. Mereka berinteraksi langsung dengan pelanggan, mengenakan kebaya sebagai penanda profesionalisme dan kecintaan pada budaya bangsa. Hal ini menjadi sarana efektif untuk menyampaikan informasi penting terkait transformasi digital yang sedang digalakkan oleh PLN.

Salah satu fokus utama edukasi adalah pengenalan dan sosialisasi aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini merupakan platform digital terintegrasi yang memungkinkan pelanggan untuk mengakses berbagai layanan kelistrikan dengan lebih mudah dan cepat, mulai dari pengecekan tagihan, pembayaran, pengajuan pasang baru, hingga pelaporan gangguan. Pendampingan penggunaan PLN Mobile dilakukan secara langsung oleh Srikandi PLN, memastikan bahwa pelanggan, terlepas dari tingkat literasi digital mereka, dapat memanfaatkan kemudahan teknologi ini. Hal ini sejalan dengan upaya PLN untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang responsif dan efisien.

Selain itu, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan pentingnya penggunaan kendaraan listrik. Dalam era di mana isu perubahan iklim semakin mendesak, PLN UIW NTB berkomitmen untuk mendorong transisi menuju energi bersih. Kendaraan listrik menjadi salah satu solusi strategis untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi. Melalui edukasi ini, Srikandi PLN berperan aktif dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai manfaat kendaraan listrik dan ketersediaan infrastruktur pendukungnya di wilayah NTB. Hal ini merupakan langkah nyata PLN dalam mendukung target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia di tahun 2060.

Penguatan Layanan dan Keandalan Jaringan

Lebih dari sekadar edukasi, Srikandi PLN UP3 Sumbawa juga melaksanakan pemeriksaan kondisi kWh meter pelanggan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa instalasi listrik di rumah tangga pelanggan berfungsi secara aman, andal, dan akurat. Pemeriksaan rutin ini penting untuk mencegah potensi bahaya kelistrikan, memastikan keakuratan pencatatan energi yang digunakan, dan menjaga kualitas layanan PLN. Dengan adanya interaksi langsung ini, pelanggan merasa lebih dihargai dan terlayani, serta mendapatkan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan listrik sehari-hari.

Hari Kemerdekaan RI ke-81, PLN UIW NTB Tegaskan Peran Perempuan sebagai Penggerak Pelayanan dan Transisi Energi Bersih

Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, menegaskan bahwa peringatan Hari Kebaya Nasional ini merupakan momentum berharga untuk menampilkan kontribusi nyata perempuan dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Menurutnya, kebaya lebih dari sekadar warisan budaya; ia adalah cerminan dari semangat pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian perempuan Indonesia yang turut serta dalam memajukan bangsa melalui pelayanan publik yang berkualitas. Beliau menambahkan bahwa perempuan kini memegang peran strategis dalam mendukung agenda transformasi digital PLN dan percepatan transisi energi.

"Perempuan di PLN, yang kami sebut Srikandi PLN, bukan hanya garda terdepan pelayanan, tetapi juga representasi nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan semangat pantang menyerah. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebaya yang dikenakan Srikandi PLN adalah simbol keberdayaan dan dedikasi mereka dalam melayani masyarakat dengan hati," ujar Firman Sulistyawan. Ia juga menekankan bahwa di NTB, PLN terus berupaya memperluas ekosistem kendaraan listrik dengan pembangunan infrastruktur SPKLU serta optimalisasi layanan berbasis digital, sebagai wujud komitmen PLN dalam mendukung target NZE dan menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan responsif.

Kolaborasi dan Transformasi Energi Bersih

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menyambut baik inisiatif Srikandi PLN UP3 Sumbawa. Ia menekankan bahwa semangat Hari Kemerdekaan RI ke-81 menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat untuk mencapai kemajuan bangsa, termasuk kontribusi perempuan di sektor ketenagalistrikan. Yondri Zulfadli menyatakan bahwa Srikandi PLN telah membuktikan diri mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, inovatif, dan penuh kepedulian.

"Melalui semangat kemerdekaan, kami terus mendorong transformasi layanan berbasis digital serta percepatan transisi energi bersih. Tujuannya adalah agar manfaat listrik yang andal dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat. Ini adalah wujud pengabdian PLN untuk Indonesia yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan," tegas Yondri Zulfadli. Ia menambahkan bahwa semangat yang ditunjukkan oleh Srikandi PLN UP3 Sumbawa merupakan representasi nilai-nilai kemerdekaan yang dijaga oleh PLN, yaitu memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh insan perusahaan untuk berkontribusi dalam menghadirkan pelayanan terbaik.

Implikasi dan Dampak yang Lebih Luas

Inisiatif "Kebaya untuk Perempuan Berdaya, Melayani dengan Hati" ini memiliki implikasi yang signifikan bagi PLN dan masyarakat. Bagi PLN, kegiatan ini memperkuat citra perusahaan sebagai organisasi yang inklusif, menghargai keberagaman, dan memberdayakan perempuan. Ini juga menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam mengimplementasikan transformasi digital dan transisi energi bersih.

Bagi masyarakat, kegiatan ini memberikan pengalaman pelayanan yang lebih personal dan humanis. Keterlibatan langsung Srikandi PLN dalam memberikan edukasi dan pendampingan diharapkan dapat meningkatkan literasi digital masyarakat, mendorong adopsi energi bersih, serta meningkatkan kepercayaan terhadap layanan PLN. Selain itu, kegiatan ini juga turut melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Indonesia, yaitu kebaya, sebagai simbol identitas dan kebanggaan bangsa.

Dengan menggabungkan nilai-nilai budaya, pemberdayaan perempuan, dan inovasi teknologi, Srikandi PLN UP3 Sumbawa tidak hanya menjalankan tugasnya sebagai penyedia layanan kelistrikan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang lebih berdaya, sadar lingkungan, dan terhubung dengan kemajuan zaman. Semangat "Melayani Sepenuh Hati" yang diusung PLN semakin terasa nyata melalui aksi nyata para perempuan PLN yang berdedikasi.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *