SELONG – Kepala SMA Negeri 1 Pringgabaya, Hasanuddin, S.Pd., memberikan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes) I Ikatan Alumni (IKA) SMANSABAYA yang dijadwalkan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Dukungan ini ditegaskan Hasanuddin saat menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Pusat IKA SMANSABAYA di Lesehan Maecenggo Masbagik, Kamis (20/8). Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi forum strategis untuk membahas sinergi program alumni dengan pihak sekolah, serta mempersiapkan gelaran akbar perayaan 37 tahun almamater.

Kehadiran rombongan Pengurus Pusat IKA SMANSABAYA menandai keseriusan dalam menyusun agenda penting ini. Di antara tokoh yang hadir adalah Ketua Dewan Pengarah PP IKA SMANSABAYA, Hurman, S.H., M.Pd.; Ketua Umum PP IKA SMANSABAYA, Sukri Aruman; Ketua Panitia Bakti Alumni 37 Tahun, Robby Firmansyah; beserta jajaran panitia lainnya. Diskusi yang mengalir dalam pertemuan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari teknis pelaksanaan Mubes hingga detail program-program yang akan dijalankan dalam rangka peringatan HUT sekolah.

Hasanuddin menyambut baik inisiatif program Bakti Alumni 37 Tahun yang dinilainya sebagai gagasan inovatif dan strategis. “Sekolah selalu terbuka mendukung apa pun program alumninya, sepanjang memberi kemanfaatan bagi semua pihak, terlebih bagi sekolah, para siswa, guru, dan masyarakat sekitar,” tegas Hasanuddin, menggarisbawahi komitmen SMAN 1 Pringgabaya untuk bersinergi dengan para alumni demi kemajuan bersama.

Profil Prestasi dan Tantangan SMA Negeri 1 Pringgabaya

Dalam kesempatan yang sama, Hasanuddin memaparkan berbagai capaian membanggakan yang telah diraih oleh siswa dan guru SMAN 1 Pringgabaya di berbagai tingkatan kompetisi, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Salah satu prestasi yang patut diapresiasi adalah keberhasilan siswi bernama Hasti Minanti yang berhasil menembus babak semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Matematika tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan potensi sumber daya manusia yang dimiliki sekolah.

Namun, di balik gemerlap prestasi, Hasanuddin juga tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi. Ia mengakui bahwa masih terdapat siswa berprestasi yang terkendala secara finansial untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Kisah Lia Hariati, lulusan tahun sebelumnya, menjadi gambaran nyata. Lia berhasil diterima di Jurusan Fisika FKIP Universitas Mataram melalui jalur beasiswa, namun sempat menghadapi kesulitan dalam pembayaran biaya daftar ulang akibat keterbatasan ekonomi keluarganya.

“Melihat situasi ini, saya tergugah dan memutuskan bersama tim untuk membantu biaya daftar ulang hingga akomodasi kosnya. Tahun ini, kami perjuangkan agar ia bisa tinggal di asrama kampus,” ujar Hasanuddin, menunjukkan kepedulian mendalam terhadap nasib siswanya. Momen ini menjadi inspirasi bagi Hasanuddin untuk mendorong IKA SMANSABAYA agar lebih kuat dalam advokasi bagi siswa kurang mampu.

Persiapan Mubes IKA SMANSABAYA: Memilih Pemimpin Visioner untuk Organisasi Alumni

Penyelenggaraan Mubes I IKA SMANSABAYA menjadi agenda krusial yang tidak hanya bertujuan memilih kepemimpinan baru, tetapi juga untuk merumuskan arah strategis organisasi ke depan. Pihak sekolah telah memberikan restu kepada panitia untuk berkoordinasi secara intensif dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, para pembina, serta pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) guna kelancaran persiapan Mubes.

Kepala Sekolah Hasanuddin, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina IKA SMANSABAYA, memberikan saran strategis, “Bila perlu, setelah Mubes selesai, langsung gelar pengukuhan Ketua Umum terpilih.” Saran ini bertujuan untuk mempercepat proses transisi kepemimpinan dan memastikan program-program alumni dapat segera dieksekusi tanpa penundaan.

Ketua Umum PP IKA SMANSABAYA periode 2022-2026, Sukri Aruman, yang akrab disapa Bang Ray, menyampaikan rasa bangganya atas perkembangan almamaternya. Sebagai alumni angkatan pertama tahun 1989, Sukri Aruman mengenang masa-masa awal SMAN 1 Pringgabaya yang masih sederhana. “Dulu kondisinya masih sepi hingga dijuluki ‘SMA Rau’ atau ‘SMA Ladang’. Sekarang jauh berbeda, banyak prestasi dan telah melahirkan 34 angkatan dengan belasan ribu alumni yang tersebar di berbagai profesi, baik di dalam maupun luar negeri,” ungkap jurnalis senior NTB ini, menggambarkan transformasi signifikan sekolah.

Senada dengan Sukri Aruman, Ketua Dewan Pengarah PP IKA SMANSABAYA, Hurman, menekankan pentingnya menghimpun potensi alumni yang besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat. “Ada banyak alumni hebat di bidangnya masing-masing, seperti pejabat pemerintah, wakil rakyat, akademisi, TNI/Polri, dokter, hingga jurnalis. Kami berharap Mubes pertama akhir Agustus ini melahirkan Ketua Umum yang visioner, inovatif, dan solutif,” ujar Hurman, menyuarakan harapan besar terhadap kepemimpinan yang akan terpilih.

Rangkaian Acara Bakti Alumni 37 Tahun: Mempererat Hubungan dan Memberikan Kontribusi

Kepala SMAN 1 Pringgabaya Dukung Mubes IKA SMANSABAYA, Dorong Alumni Bantu Siswa Berprestasi

Ketua Panitia Bakti Alumni 37 Tahun SMANSABAYA, Robby Firmansyah, memaparkan bahwa terdapat tujuh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan secara matang untuk merayakan hari jadi sekolah yang ke-37. Agenda ini dirancang untuk mencakup berbagai aspek, mulai dari kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat, pengembangan kapasitas melalui pelatihan, hingga kegiatan yang bersifat rekreatif dan membangun kebersamaan.

Rangkaian acara yang direncanakan meliputi bakti sosial, pelatihan konten kreator untuk membekali siswa dan alumni dengan keterampilan digital yang relevan di era modern, pameran pendidikan untuk memberikan informasi dan wawasan mengenai jenjang pendidikan tinggi, serta kegiatan fun run yang bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan mempererat silaturahmi antar-alumni dan komunitas.

Proses Pemilihan Ketua Umum IKA SMANSABAYA: Demokrasi Alumni untuk Masa Depan Organisasi

Rangkaian acara puncak peringatan 37 tahun SMANSABAYA akan diawali dengan penyelenggaraan Mubes I untuk memilih Ketua Umum PP IKA SMANSABAYA periode 2026-2030. Panitia telah menetapkan tiga calon Ketua Umum yang dianggap memiliki kapabilitas dan rekam jejak yang mumpuni untuk memimpin organisasi. Ketiga calon tersebut adalah:

  1. Haji Daeng Hasim, A.Md., S.Si. (Wakil Ketua Umum I / Generasi Pertama)
  2. Yoggy Yuliandra, S.E. (Wakil Ketua Umum II / Generasi Kedua)
  3. Kaspul, S.Pd. (Sekretaris Jenderal)

Proses pemilihan akan dilaksanakan secara demokratis dengan melibatkan 150 pemilih. Pemilih terdiri dari pengurus pusat IKA SMANSABAYA yang masih aktif dan perwakilan dari 34 angkatan alumni. Mekanisme ini dirancang untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan aspirasi mayoritas alumni.

“Setelah Mubes, akan langsung dilakukan pengukuhan Ketua Umum terpilih beserta jajaran pengurus inti agar program Bakti Alumni 37 Tahun bisa segera dijalankan,” pungkas Robby Firmansyah, menegaskan komitmen panitia untuk memastikan kelancaran transisi kepemimpinan dan percepatan pelaksanaan program-program yang telah direncanakan.

Analisis dan Implikasi

Penyelenggaraan Mubes I IKA SMANSABAYA dan rangkaian acara Bakti Alumni 37 Tahun ini memiliki implikasi signifikan bagi pengembangan SMAN 1 Pringgabaya. Pertama, Mubes menjadi momentum penting untuk mengkonsolidasikan kekuatan alumni. Dengan latar belakang profesi yang beragam, para alumni memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata dalam bentuk advokasi, mentorship, pengembangan kurikulum, hingga penggalangan dana.

Kedua, fokus pada siswa berprestasi yang terkendala biaya, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Sekolah Hasanuddin, menunjukkan bahwa program alumni tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik atau program sekolah semata, tetapi juga pada aspek pemberdayaan sumber daya manusia. Advokasi yang kuat dari IKA dapat membuka pintu beasiswa, program magang, dan peluang pendidikan lanjutan bagi siswa yang membutuhkan.

Ketiga, program Bakti Alumni 37 Tahun yang beragam, mulai dari bakti sosial hingga pelatihan konten kreator, mencerminkan upaya untuk beradaptasi dengan tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Pelatihan konten kreator, misalnya, dapat membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan untuk berkontribusi dalam ekonomi digital dan menyuarakan potensi daerah.

Keberhasilan Mubes dalam memilih pemimpin yang visioner, inovatif, dan solutif akan menjadi kunci utama dalam menentukan arah dan efektivitas IKA SMANSABAYA di masa mendatang. Kolaborasi yang kuat antara IKA, pihak sekolah, guru, siswa, dan masyarakat sekitar menjadi fondasi penting untuk mewujudkan cita-cita SMAN 1 Pringgabaya menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing. Perayaan 37 tahun ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah refleksi perjalanan, evaluasi, dan penajaman strategi untuk menghadapi masa depan yang lebih cerah.

Data pendukung mengenai jumlah alumni yang tersebar di berbagai profesi dan negara, sebagaimana diungkapkan oleh Sukri Aruman, menunjukkan potensi jaringan yang sangat luas. Penguatan jaringan ini melalui organisasi alumni yang solid dapat menjadi motor penggerak berbagai program pengembangan, baik di tingkat sekolah maupun di tingkat masyarakat luas.

Sejarah singkat SMAN 1 Pringgabaya, yang berawal dari “SMA Rau” atau “SMA Ladang” menjadi “SMA yang banyak prestasi” dan melahirkan ribuan alumni, menjadi bukti ketangguhan dan perkembangan yang luar biasa. Mubes ini menjadi tonggak penting untuk melanjutkan warisan keunggulan tersebut dan memastikan bahwa semangat alumni terus berkontribusi bagi kemajuan almamater dan bangsa.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *