Mataram – Sebagai wujud nyata komitmen terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) pada Kamis, 24 September 2026, menyerahkan bantuan paket usaha kepada lima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang seluruhnya dikelola oleh ibu tunggal di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program bertajuk "Women Support Women" ini dirancang khusus untuk memberikan dukungan substansial bagi perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga sekaligus membangun kemandirian ekonomi melalui usaha.

Program ini merupakan manifestasi dari kepedulian Srikandi PLN terhadap peran krusial perempuan dalam menopang keluarga dan lingkungannya, terutama bagi mereka yang berjuang sendiri dalam mengelola rumah tangga dan menjalankan bisnis. Sebelum bantuan disalurkan, tim Srikandi PLN telah melakukan serangkaian tahapan mendalam, dimulai dari pendataan cermat terhadap calon penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Lebih lanjut, dilakukan identifikasi kebutuhan spesifik masing-masing UMKM, meliputi jenis peralatan usaha yang paling krusial untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan bersifat personal dan relevan, bukan sekadar bantuan generik.

Lima Pilar Pemberdayaan: Profil Penerima Bantuan

Lima UMKM yang terpilih menerima manfaat dari program "Women Support Women" ini mewakili keragaman sektor usaha kuliner dan kerajinan yang dikelola dengan penuh dedikasi oleh para ibu tunggal. Kelima penerima tersebut adalah:

  1. UMKM Arrendi: Dikelola oleh Ibu Siti Arbaiyah, usaha ini berfokus pada produksi dan penjualan nasi kuning, sebuah hidangan populer yang membutuhkan peralatan memadai untuk proses memasak dan penyajian yang efisien.
  2. Dewi Kuliner: Di bawah kepemimpinan Ibu Laksmi, Dewi Kuliner menawarkan beragam menu seperti nasi kebuli, mi ayam, dan aneka hidangan lainnya. Kebutuhan akan peralatan masak dan pendukung yang lebih modern menjadi prioritas utama.
  3. Kantin PLN: Usaha yang dikelola oleh Ibu Darma ini menyediakan nasi campur dan berbagai jenis minuman. Keberadaan kulkas dan peralatan pendukung lainnya sangat vital untuk menjaga kesegaran bahan baku dan minuman.
  4. Us Cookiess: Ibu Yanti, pemilik Us Cookiess, bergelut dalam produksi kue kering. Proses pembuatan kue yang membutuhkan presisi dan efisiensi membuat kebutuhan akan mixer dan oven listrik menjadi sangat penting.
  5. UMKM Barokah: Ibu Wiwin, pengelola UMKM Barokah, fokus pada produksi keripik dan dodol. Peralatan khusus untuk mengolah adonan dan freezer untuk penyimpanan produk menjadi kunci peningkatan kapasitas produksi.

Paket Bantuan yang Disesuaikan Kebutuhan

Sesuai dengan hasil identifikasi kebutuhan, paket bantuan yang diserahkan bersifat sangat personal dan terukur.

  • UMKM Arrendi dan Dewi Kuliner: Kedua usaha kuliner ini menerima paket bantuan yang mencakup booth jualan portabel untuk meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas produk, magic com untuk memasak nasi secara efisien, blender untuk pengolahan bumbu dan bahan minuman, serta mesin cup sealer dan copper yang sangat membantu dalam proses pengemasan dan penyajian.
  • Kantin PLN: Ibu Darma menerima bantuan berupa kulkas untuk menjaga kesegaran bahan makanan dan minuman serta blender yang akan mempercepat proses pembuatan aneka minuman.
  • Us Cookiess: Untuk mendukung produksi kue kering, Ibu Yanti mendapatkan bantuan berupa mixer untuk mengaduk adonan secara lebih merata dan efisien, oven listrik yang memungkinkan kontrol suhu lebih baik dan hasil panggang yang konsisten, serta meja kerja yang memadai.
  • UMKM Barokah: Ibu Wiwin menerima bantuan alat khusus untuk mengaduk adonan tepung, yang akan mempermudah dan mempercepat proses produksi keripik dan dodol, serta freezer untuk menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan produk.

Selain peralatan utama yang menunjang operasional harian, Srikandi PT PLN (Persero) UIP Nusra juga memberikan dukungan tambahan yang tak kalah penting. Ini meliputi aplikasi dan mesin printer yang diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM dalam pencatatan hasil penjualan, manajemen stok, dan pelaporan keuangan sederhana. Dukungan visual juga diberikan melalui penyediaan banner yang berfungsi untuk memperkuat identitas merek dan daya tarik usaha di mata konsumen. Tak lupa, pakaian usaha turut dibagikan sebagai bagian dari profesionalisasi tampilan para pelaku usaha.

Harapan untuk Pertumbuhan dan Kemandirian

Ketua Srikandi PT PLN (Persero) UIP Nusra, Henny Ariyanti, dalam sambutannya menekankan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan telah didasarkan pada kebutuhan riil masing-masing pelaku usaha. Tujuannya adalah agar bantuan tersebut dapat langsung dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kelancaran aktivitas dan akselerasi pengembangan UMKM.

"Kami berharap bantuan dari Srikandi PLN ini dapat menjadi katalisator bagi usaha ibu-ibu agar semakin berkembang dan berdaya saing. Kami sangat berupaya agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing usaha, sehingga dapat langsung dirasakan manfaatnya dan berkontribusi positif terhadap peningkatan produktivitas," ujar Henny Ariyanti.

Para penerima bantuan menyambut positif dan penuh rasa syukur atas dukungan yang diberikan. Laksmi, pemilik UMKM Dewi Kuliner, mengungkapkan betapa berharganya bantuan tersebut. "Saya sangat berterima kasih kepada PLN karena bantuan yang diberikan sangat berguna untuk mendukung usaha jualan saya sehari-hari. Peralatan yang saya terima benar-benar menunjang kebutuhan operasional," tuturnya dengan senyum sumringah.

Senada dengan Laksmi, Siti Arbaiyah, pemilik UMKM Arrendi, juga menyampaikan rasa syukurnya. "Saya bersyukur dan merasa sangat terbantu setelah mendapatkan bantuan dari Srikandi PLN. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya," kata Siti.

Yanti, pemilik UMKM Us Cookiess, turut mengapresiasi bantuan peralatan yang diterimanya. "Saya sangat senang dan berterima kasih kepada PLN. Bantuan ini sangat membantu usaha saya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kue kering," ujarnya.

PLN: Komitmen Jangka Panjang untuk Pemberdayaan Ekonomi

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menegaskan bahwa program "Women Support Women" merupakan bagian integral dari upaya PLN untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas dan merata kepada masyarakat. Pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu tunggal, menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya.

"Perempuan memegang peranan yang sangat sentral dalam menggerakkan roda perekonomian, baik di tingkat keluarga maupun masyarakat luas. Melalui program ini, kami ingin memberikan dukungan yang konkret dan terukur, yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha. Kami percaya, dengan dukungan yang tepat, produktivitas mereka dapat meningkat dan usaha mereka dapat terus berkembang," jelas RDW. Manurung.

Manurung menambahkan, komitmen PT PLN (Persero) UIP Nusra tidak berhenti pada program ini saja. Perusahaan akan terus berupaya mendorong kolaborasi dan program pemberdayaan masyarakat lainnya yang bersifat berkelanjutan, sehingga memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah operasionalnya. Inisiatif-inisiatif seperti ini mencerminkan filosofi PLN sebagai agen pembangunan yang tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Program "Women Support Women" ini bukan sekadar pemberian bantuan material, melainkan sebuah investasi sosial yang diharapkan dapat memupuk kemandirian, meningkatkan taraf hidup, dan menginspirasi perempuan lain untuk berani merintis dan mengembangkan usaha. Keberhasilan program ini di Mataram diharapkan dapat menjadi model dan dapat direplikasi di daerah lain, memperluas jangkauan manfaat PLN bagi masyarakat Indonesia.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *