MATARAM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) secara berkelanjutan menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasinya. Kali ini, fokus perhatian diberikan kepada siswa-siswi SMKN 1 Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diimplementasikan di bidang pendidikan. Program pengembangan teknologi informasi (IT) ini dirancang untuk memperkuat kompetensi digital dan mendukung proses pembelajaran bagi 398 siswa di sekolah tersebut, sejalan dengan perkembangan era digital yang kian pesat. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya PLN UIP Nusra dalam mewujudkan Creating Shared Value (CSV), sebuah pendekatan yang memastikan bahwa kegiatan bisnis perusahaan memberikan manfaat timbal balik bagi masyarakat sekitar, sekaligus selaras dengan tujuan bisnis perusahaan itu sendiri. Dalam konteks ini, penguatan infrastruktur dan keterampilan digital di institusi pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan, baik dalam dunia akademis maupun profesional. Penguatan Fasilitas Pembelajaran Berbasis Teknologi Sebagai langkah awal dalam program ini, PLN UIP Nusra telah menyalurkan bantuan signifikan yang mencakup pengadaan 14 unit komputer beserta meja komputer yang memadai. Selain itu, dua unit proyektor beserta layarnya juga turut diserahkan, yang akan sangat membantu dalam penyampaian materi pembelajaran secara visual dan interaktif. Guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, satu unit pendingin ruangan (AC) juga menjadi bagian dari bantuan, memastikan kenyamanan para siswa dan guru saat menggunakan fasilitas baru tersebut. Lebih lanjut, untuk menunjang kegiatan desain grafis yang kini menjadi salah satu kompetensi penting, PLN juga memberikan aplikasi desain profesional yang berlisensi, sebuah langkah strategis untuk membekali siswa dengan perangkat lunak standar industri. Bantuan material ini bukan sekadar pemberian fasilitas semata, melainkan sebuah pondasi untuk akselerasi pembelajaran. Dengan tersedianya perangkat komputer yang memadai dan teknologi pendukung lainnya, SMKN 1 Sumbawa Besar diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi informasi secara lebih mendalam dalam kurikulumnya. Hal ini sejalan dengan visi pendidikan modern yang menekankan pada literasi digital, kemampuan analisis, dan kreativitas yang difasilitasi oleh perangkat teknologi. Pelatihan Keterampilan Digital: Membekali Generasi Muda Tidak berhenti pada penyaluran bantuan fisik, PLN UIP Nusra juga melanjutkan dukungannya dengan penyelenggaraan pelatihan keterampilan digital yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus 2026. Program pelatihan ini menargetkan partisipasi aktif dari 100 siswa dan 20 guru, sebuah kolaborasi yang krusial untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Materi pelatihan dirancang secara komprehensif, mencakup tiga pilar utama yang sangat relevan dengan kebutuhan era digital: literasi digital, keamanan siber (cybersecurity), dan desain grafis. Literasi digital akan membekali para peserta dengan pemahaman mendalam tentang cara menggunakan teknologi informasi secara efektif dan bertanggung jawab, termasuk dalam mencari, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi dari berbagai sumber digital. Sementara itu, keamanan siber menjadi krusial mengingat semakin tingginya risiko ancaman digital. Pelatihan ini akan memberikan pemahaman tentang praktik-praktik aman dalam berinternet, melindungi data pribadi, serta mengenali potensi ancaman siber. Di sisi lain, pelatihan desain grafis akan membuka peluang kreativitas dan inovasi, memungkinkan siswa dan guru untuk menghasilkan karya visual yang menarik dan profesional, yang dapat diaplikasikan dalam berbagai proyek akademis maupun kegiatan ekstrakurikuler. Apresiasi dan Harapan dari Pihak Sekolah Penyaluran bantuan dan pelaksanaan program pelatihan ini disambut hangat oleh jajaran SMKN 1 Sumbawa Besar. Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Sumbawa Besar, Ibu Minarti, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PLN UIP Nusra. Beliau menekankan bahwa bantuan ini akan secara signifikan memperkuat fasilitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolahnya. "Kami sangat berterima kasih kepada PLN UIP Nusra atas inisiatif luar biasa ini. Bantuan komputer, proyektor, dan terutama pelatihan keterampilan digital ini akan sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas pembelajaran," ujar Ibu Minarti. "Dukungan ini tidak hanya memperkaya fasilitas kami, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada peningkatan kompetensi siswa kami di era digital yang serba cepat ini." Lebih lanjut, Ibu Minarti menambahkan bahwa penguatan kompetensi digital ini sejalan dengan kebutuhan industri yang semakin mengutamakan keterampilan teknologi. Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan fasilitas dan pengetahuan yang diperoleh untuk menjadi lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja. Konteks Program dan Keberlanjutan Dukungan PLN Edho Torsesa Jarosman, Team Leader PLTMG Sumbawa 2 30 MW, menjelaskan bahwa program TJSL di bidang pendidikan ini merupakan bagian integral dari kegiatan operasional PLN, khususnya seiring dengan upaya ekspansi dan peningkatan kapasitas pembangkit listrik di wilayah tersebut. Penambahan gas engine di PLTMG Sumbawa menjadi momentum bagi PLN untuk turut berkontribusi dalam pengembangan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan. "Program ini merupakan kelanjutan dari komitmen kami dalam mendukung dunia pendidikan di Sumbawa," ujar Edho. "Sebelumnya, kami telah melaksanakan program serupa melalui Program Sekolah Cerdas di SMP Negeri 2 Labuhan Badas dengan memberikan bantuan 10 unit komputer. Kali ini, kami melanjutkan dukungan kami di SMKN 1 Sumbawa Besar dengan fokus pada penguatan fasilitas dan keterampilan digital, yang kami yakini akan memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan." Keberlanjutan dukungan PLN ini menunjukkan bahwa program TJSL bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah investasi strategis yang dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang. Dengan menjalin kemitraan dengan institusi pendidikan, PLN tidak hanya memenuhi tanggung jawab sosialnya, tetapi juga turut berperan dalam mencerdaskan bangsa dan menyiapkan generasi penerus yang kompeten. Komitmen PLN dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menegaskan kembali komitmen kuat PLN dalam mendukung sektor pendidikan. Beliau menyatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan salah satu prioritas utama perusahaan. "Pendidikan adalah fondasi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, PLN UIP Nusra senantiasa berupaya memberikan dukungan yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan," ujar Manurung. "Kami berharap fasilitas dan pelatihan yang diberikan ini tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan teknis para siswa, tetapi juga menjadi bekal berharga bagi mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi yang pesat dan tuntutan dunia kerja di masa depan." Lebih lanjut, Manurung menekankan bahwa PLN UIP Nusra terus mendorong implementasi program TJSL yang berbasis Creating Shared Value (CSV). Pendekatan ini memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memiliki keterkaitan yang kuat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus selaras dengan proses bisnis perusahaan. "Kami berupaya agar program TJSL kami semakin terintegrasi dengan konsep Creating Shared Value. Dengan demikian, program yang dijalankan tidak hanya mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, tetapi juga memiliki resonansi positif dengan operasional dan keberlanjutan bisnis perusahaan," jelas Manurung. "Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat, di mana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya." Dampak dan Implikasi Lebih Luas Program TJSL PLN UIP Nusra di SMKN 1 Sumbawa Besar ini memiliki implikasi yang signifikan, tidak hanya bagi sekolah dan para siswanya, tetapi juga bagi ekosistem pendidikan di Kabupaten Sumbawa dan Provinsi Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan. Peningkatan Kualitas Lulusan: Dengan bekal keterampilan digital yang mumpuni, lulusan SMKN 1 Sumbawa Besar akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar kerja. Mereka akan lebih siap untuk mengisi posisi-posisi yang membutuhkan kompetensi IT, baik di industri lokal maupun nasional. Akselerasi Transformasi Digital di Pendidikan: Dukungan ini akan mendorong sekolah untuk lebih aktif mengadopsi teknologi dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di wilayah tersebut untuk melakukan hal serupa, mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. Penguatan Kemitraan Strategis: Kemitraan antara PLN dan institusi pendidikan menunjukkan model kolaborasi yang efektif antara sektor bisnis dan lembaga pendidikan. Kemitraan semacam ini dapat terus dikembangkan untuk mengatasi berbagai tantangan di sektor pendidikan. Dampak Ekonomi Lokal: Keterampilan digital yang meningkat dapat membuka peluang kewirausahaan bagi siswa, misalnya dalam bidang desain grafis, pengembangan konten digital, atau jasa IT lainnya. Hal ini berpotensi memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal. Peningkatan Citra Perusahaan: Pelaksanaan program TJSL yang berdampak positif ini akan turut meningkatkan citra PLN sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat. Melalui berbagai inisiatif seperti ini, PLN UIP Nusra terus membuktikan perannya sebagai agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan bangsa, terutama dalam aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang adaptif terhadap tuntutan zaman. Post navigation Disparekraf NTB Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Komprehensif, Perkuat Sinergi Pemangku Kepentingan PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen One Danantara untuk Kemajuan Pembangunan Ketenagalistrikan Nasional