MATARAM – Menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun dalam aksi kemanusiaan, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melalui personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar aksi sosial pembagian air bersih. Kegiatan ini difokuskan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan akses terhadap sumber air bersih, sebuah kebutuhan dasar yang vital bagi kelangsungan hidup. Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan pada hari Senin, 22 Juni 2026, dan dipusatkan di Kampung Pali, Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada laporan dan pemantauan mengenai kondisi geografis serta tingkat ketersediaan air bersih di wilayah tersebut yang dinilai membutuhkan intervensi segera. Kebutuhan Air Bersih sebagai Prioritas Kemanusiaan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., dalam pernyataannya dari Markas Kepolisian Daerah NTB, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan nyata dari kepedulian institusi Polri, khususnya Satuan Brimob Polda NTB, terhadap kondisi sosial kemasyarakatan. Beliau menggarisbawahi bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat mendesak dan tidak dapat ditunda. Oleh karena itu, respons cepat untuk membantu warga yang terdampak kekurangan air menjadi prioritas utama. "Kami memahami bahwa air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat vital, sehingga pergerakan cepat untuk membantu warga sangat diprioritaskan," ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid. Pernyataan ini mencerminkan pemahaman mendalam Polri terhadap dampak sosial dan kesehatan yang ditimbulkan oleh kelangkaan air bersih, terutama di daerah yang secara alami memiliki tantangan dalam akses sumber air. Kronologi Aksi Penyaluran Air Bersih Kegiatan aksi sosial ini dimulai sejak pukul 10.00 WITA. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pengecekan personel dan pergeseran pasukan (serpas) yang dipimpin oleh Aiptu Zufri, S.Sos. Dalam apel tersebut, dilakukan evaluasi kesiapan personel, perlengkapan, serta peninjauan rute distribusi untuk memastikan efektivitas dan keamanan pelaksanaan misi kemanusiaan ini. Sebanyak sepuluh personel Brimob dikerahkan untuk menjalankan tugas mulia ini. Personel yang terlibat telah dibekali dengan pemahaman mengenai prosedur distribusi air bersih serta penanganan situasi di lapangan. Untuk memaksimalkan jangkauan dan volume distribusi, tim ini didukung oleh armada khusus yang memadai. "Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar dan mencakup kebutuhan warga secara optimal, kami menerjunkan 1 unit Mobil Truk serta 1 unit Mobil Tangki Air Bersih," jelas Kabid Humas. Penggunaan mobil tangki air bersih berkapasitas besar memungkinkan pengangkutan volume air yang signifikan dalam satu kali perjalanan, sementara mobil truk digunakan untuk mobilitas personel dan peralatan pendukung lainnya. Pada pukul 10.45 WITA, tim yang bertugas telah tiba di lokasi dan segera memulai proses distribusi air bersih kepada warga Kampung Pali. Pelaksanaan distribusi dilakukan secara tertib dan teratur, mengutamakan kenyamanan serta keamanan para penerima bantuan. Warga Kampung Pali tampak antusias menyambut kedatangan tim Brimob. Raut wajah mereka memancarkan rasa syukur dan kelegaan atas pasokan air bersih yang sangat dibutuhkan. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selama ini kami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan minum," ujar salah seorang warga Kampung Pali yang enggan disebutkan namanya, sambil membawa jeriken berisi air bersih. Pengalaman seperti ini seringkali dihadapi oleh masyarakat di daerah-daerah dengan sumber air yang terbatas, yang memaksa mereka untuk menempuh jarak jauh atau mengeluarkan biaya ekstra hanya untuk mendapatkan air bersih. Data Pendukung dan Latar Belakang Krisis Air di NTB Kekurangan akses air bersih bukan masalah baru di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Faktor-faktor seperti kondisi geografis yang kering, musim kemarau yang panjang, degradasi lingkungan, serta infrastruktur distribusi air yang belum memadai seringkali menjadi penyebab utama terjadinya krisis air bersih. Kota Bima, sebagai salah satu wilayah yang menjadi fokus kegiatan ini, secara historis juga pernah mengalami tantangan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, terutama di beberapa kelurahan dan kampung yang lokasinya terpencil atau berada di daerah yang memiliki sumber air alami yang terbatas. Fenomena ini diperparah ketika musim kemarau tiba, di mana sumur-sumur warga mulai mengering dan sumber air permukaan menjadi sangat sulit diakses. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB dalam beberapa tahun terakhir, meskipun terjadi peningkatan akses rumah tangga terhadap sumber air minum layak, masih terdapat persentase rumah tangga yang belum sepenuhnya terpenuhi kebutuhan air bersihnya, terutama di daerah pedesaan dan pesisir. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Situasi seperti ini menuntut adanya intervensi dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan yang memiliki jangkauan dan sumber daya untuk memberikan bantuan cepat dalam situasi darurat. Aksi sosial yang dilakukan oleh Satuan Brimob Polda NTB ini merupakan salah satu bentuk konkret dari upaya tersebut, yang tidak hanya bersifat reaktif terhadap kondisi darurat, tetapi juga menunjukkan kesiapan Polri dalam menjalankan fungsi pembinaan masyarakat. Tanggapan Resmi dan Komitmen Jangka Panjang Kombes Pol. Mohammad Kholid menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial seperti pembagian air bersih ini akan terus dipantau dan digalakkan. Polda NTB berkomitmen untuk tidak hanya bertindak saat terjadi krisis, tetapi juga secara proaktif mengidentifikasi wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami keterbatasan akses air bersih. Pendekatan ini diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif dari kelangkaan air dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Polri akan selalu siap sedia mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan masyarakat NTB," tegas Kombes Pol. Mohammad Kholid. Pernyataan ini mencerminkan dedikasi Polri untuk terus menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Komitmen ini tidak hanya terbatas pada tugas penegakan hukum, tetapi juga merambah pada aspek-aspek sosial dan kemanusiaan yang sangat krusial bagi pembangunan daerah. Beliau juga menyampaikan harapan agar bantuan air bersih yang disalurkan ini dapat meringankan beban warga di Kecamatan Asakota, khususnya di Kampung Pali. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mencegah potensi timbulnya penyakit akibat konsumsi air yang tidak sehat, serta memberikan semangat kepada warga yang sedang menghadapi kesulitan. Implikasi dan Dampak yang Lebih Luas Aksi pembagian air bersih yang dilakukan oleh Satuan Brimob Polda NTB ini memiliki implikasi yang lebih luas daripada sekadar penyaluran bantuan fisik. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran aparat keamanan dalam membantu mengatasi persoalan mendasar seperti air bersih dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagi elemen masyarakat lainnya untuk turut serta dalam aksi-aksi sosial. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat adalah kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis air bersih. Secara jangka panjang, aksi semacam ini dapat mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius dalam merencanakan dan mengimplementasikan program-program penyediaan air bersih yang berkelanjutan. Data dan pengalaman dari lapangan yang dihimpun melalui kegiatan ini dapat menjadi masukan berharga bagi perumusan kebijakan terkait pengelolaan sumber daya air. Diharapkan, dengan adanya dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak, masalah kelangkaan air bersih di NTB dapat teratasi secara komprehensif, sehingga seluruh masyarakat dapat menikmati akses air bersih yang memadai dan berkualitas demi kesehatan serta kesejahteraan bersama. (rl) Post navigation Kapolres Bima Kota Diamankan Terkait Dugaan Peredaran Narkoba, Polda NTB Tegaskan Komitmen Pemberantasan Tanpa Pandang Bulu Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja Gelar Kunker ke Polres Bima Kota, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik Optimal