MATARAM – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali melaksanakan estafet kepemimpinan melalui upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) jajaran. Acara khidmat yang dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., selaku Kapolda NTB, diselenggarakan di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB pada Senin, 13 Juli 2026. Rotasi jabatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri yang mengatur pergerakan personel di lingkungan Polri, sebagai bagian integral dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan kapasitas institusi dalam melayani masyarakat. Perubahan signifikan terjadi pada beberapa posisi strategis di tingkat Polda NTB. Jabatan Direktur Samapta kini dijabat oleh Kombes Pol. Joko Adi Nugroho, S.I.K., menggantikan Kombes Pol. Deddy Foury Millewa, S.I.K. Sementara itu, posisi Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) diserahterimakan dari Kombes Pol. F.X. Endriadi, S.I.K., kepada Kombes Pol. Ade Zamrah, S.I.K. Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Pol. Romadhoni Sutardjo, S.I.K., kini diemban oleh Kombes Pol. Imam Pribadi Santoso, S.I.K. Menariknya, Kombes Pol. Imam Pribadi Santoso, S.I.K., sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), yang posisinya kini diisi oleh Kombes Pol. Sudartomo, S.I.K. Di jajaran staf, Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karo Rena) Polda NTB, Kombes Pol. Susilo Setiawan, S.I.K., digantikan oleh Kombes Pol. Yeyen Lesmana, S.I.K. Posisi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) kini dijabat oleh Kombes Pol. Sarpani, S.I.K., menggantikan Kombes Pol. I Dewa Made Adnyana, S.I.K. Komandan Satuan (Dansat) Brigade Mobil (Brimob) Polda NTB, Kombes Pol. Dwi Yanto Nugroho, S.I.K., berganti tampuk kepemimpinan kepada Kombes Pol. Nadi Chaidir, S.I.K. Terakhir, Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda NTB, Kombes Pol. Asikin, S.I.K., resmi dilantik dalam upacara tersebut. Pergeseran Kepemimpinan di Tingkat Polres Jajaran Tak hanya pejabat utama di tingkat Polda, mutasi juga menyentuh pucuk pimpinan di empat Kepolisian Resor (Polres) jajaran. Kapolres Lombok Tengah yang sebelumnya dijabat oleh Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eko Yusmiarto, S.I.K., kini berganti kepada AKBP Hariyanto, S.I.K. Kapolres Lombok Timur, AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., digantikan oleh AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K. Di Polres Lombok Barat, estafet kepemimpinan dari AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., dilanjutkan oleh AKBP Mellysa Amalia, S.I.K. Sementara itu, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., kini dijabat oleh AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.I.K. Pergeseran personel ini tidak berhenti pada level direktur dan kapolres, namun juga merambah ke tingkat Kepala Sub-Direktorat (Kasubdit). AKBP Hurri Nugroho, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kasubdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Bagian Pengawasan Penyidikan (Kabagwassidik) Ditreskrimum Polda NTB. Demikian pula, AKBP Joko Hendro Lesmono, S.I.K., yang sebelumnya Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTB, kini menjabat sebagai Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda NTB. Perubahan ini mencerminkan adanya dinamika internal yang terus berjalan dalam rangka optimalisasi fungsi-fungsi kepolisian. Dinamika Organisasi dan Penguatan Profesionalisme Dalam amanatnya, Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menekankan bahwa rotasi jabatan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika organisasi Polri. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kualitas pelayanan kepolisian kepada seluruh lapisan masyarakat. Beliau menegaskan bahwa para pejabat yang dipercaya mengemban tugas baru telah melalui proses seleksi yang matang dan memiliki rekam jejak serta kompetensi yang mumpuni untuk memimpin satuan kerja masing-masing. Pengalaman dan kemampuan mereka diharapkan dapat membawa Polda NTB ke arah yang lebih baik, selaras dengan tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat. Kapolda juga menggarisbawahi pentingnya peran serta kepemimpinan dari setiap satuan kerja dalam menggerakkan roda organisasi. Inovasi, peningkatan kualitas kinerja, serta sinergi antar fungsi menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Ia berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, membangun komunikasi yang konstruktif, serta menjalin koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Apresiasi dan Dukungan untuk Regenerasi Kepemimpinan Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Beliau berpesan agar amanah yang diberikan diemban dengan penuh tanggung jawab dan integritas. "Selamat datang dan selamat bertugas di Polda NTB. Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab," ujar Kapolda dalam sambutannya. Lebih lanjut, Kapolda tidak lupa menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah mereka berikan selama menjabat di lingkungan Polda NTB. "Terima kasih atas jasa dan pengabdian para pejabat lama dalam memajukan Polda NTB dan memberikan kontribusi bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Saya yakin pengalaman yang diperoleh selama bertugas di NTB akan menjadi bekal berharga di tempat penugasan yang baru," ungkapnya dengan penuh penghargaan. Upacara Sertijab ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) NTB, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, para Kapolres jajaran, perwira menengah, perwira pertama, personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lingkungan Polda NTB. Kehadiran para pejabat dan personel ini menjadi bukti dukungan terhadap proses regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri serta komitmen untuk menjaga keberlangsungan tugas dan fungsi kepolisian. Acara Sertijab kemudian dilanjutkan dengan syukuran dan pisah sambut untuk memberikan kesempatan kepada seluruh hadirin untuk saling bersilaturahmi dan memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru maupun yang lama. Analisis Implikasi Rotasi Jabatan Rotasi jabatan dalam institusi kepolisian seperti yang dilakukan oleh Polda NTB merupakan praktik yang lazim dan memiliki berbagai implikasi strategis. Pertama, penyegaran organisasi bertujuan untuk mencegah stagnasi dan memberikan kesempatan bagi personel untuk mengembangkan karir serta memperoleh pengalaman di berbagai bidang tugas. Pergantian pucuk pimpinan di tingkat direktur dan kapolres, misalnya, dapat membawa perspektif baru dalam pengelolaan operasional dan strategis di masing-masing satuan. Kedua, mutasi ini dapat diartikan sebagai upaya penguatan kinerja. Pejabat yang dipromosikan atau dipindahkan ke jabatan baru seringkali dipilih berdasarkan penilaian kinerja dan kompetensi yang dianggap relevan dengan kebutuhan posisi tersebut. Diharapkan, dengan penempatan personel yang tepat, efektivitas dan efisiensi kerja dapat meningkat. Ketiga, rotasi ini juga berperan dalam menjaga integritas dan akuntabilitas. Dengan adanya perputaran personel, potensi penyalahgunaan wewenang atau praktik-praktik yang menyimpang dapat diminimalisir. Pengawasan yang lebih objektif dapat terjadi ketika ada pergantian kepemimpinan yang secara berkala. Keempat, dari sisi pelayanan publik, perubahan kepemimpinan di tingkat Polres jajaran dapat membawa angin segar dalam pelayanan masyarakat di daerah. Kapolres memegang peranan krusial dalam membentuk citra kepolisian di tingkat lokal, mengelola hubungan dengan masyarakat, serta memastikan penegakan hukum berjalan dengan baik. Pergantian ini berpotensi membawa inovasi baru dalam pendekatan pelayanan dan penanganan masalah-masalah kamtibmas di wilayah masing-masing. Implikasi jangka panjang dari rotasi ini akan sangat bergantung pada kemampuan para pejabat baru untuk beradaptasi, mengimplementasikan kebijakan, serta membangun sinergi yang kuat dengan jajaran di bawahnya maupun dengan instansi terkait lainnya. Keberhasilan mereka dalam menjalankan amanah akan turut menentukan arah dan kualitas kinerja Polda NTB dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat di masa mendatang. Post navigation Namanya Disebut pada RDP Kasus Santri Korban Pembakaran, TGB Minta Jangan Fitnah!