MATARAM – Selang beberapa pekan setelah resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., menunjukkan langkah proaktif dengan melaksanakan kunjungan kerja (kunker) yang padat di Polres Bima Kota pada Selasa, 2 Juni 2026. Kunjungan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari ini tidak hanya menjadi agenda lapangan semata, tetapi merupakan bagian dari strategi beliau untuk menyerap aspirasi, mengevaluasi kesiapan operasional, serta memperkuat fondasi profesionalisme dan integritas jajaran kepolisian di wilayah NTB. Kehadiran Kapolda NTB beserta rombongan, yang turut didampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Bulawan Widihastuti Kalingga, disambut hangat oleh jajaran Polres Bima Kota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bima, serta para pengurus Bhayangkari Cabang Kota Bima. Sambutan ini menandakan sinergi yang baik antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, dan organisasi pendukung dalam upaya menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Rangkaian Kunjungan Kerja yang Komprehensif Kunjungan kerja Kapolda NTB di Polres Bima Kota mencakup serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memberikan gambaran utuh mengenai kondisi dan dinamika di lapangan. Agenda dimulai dengan kegiatan simbolis penanaman pohon perindang di lingkungan Polres Bima Kota, sebuah inisiatif yang mencerminkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan penciptaan ruang kerja yang lebih nyaman serta asri. Kegiatan ini juga melibatkan Forkopimda, menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam membangun NTB yang hijau dan berkelanjutan. Selanjutnya, Kapolda memimpin penyaluran bantuan sosial yang ditujukan kepada Warakawuri (janda veteran kepolisian), anggota Bhayangkari Dian Kemala, dan perwakilan masyarakat. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial Polri terhadap anggota keluarga besar kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun kepercayaan publik. "Polri tidak hanya hadir saat penegakan hukum, tetapi juga ingin terus dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan," ujar Irjen Pol. Kalingga, menekankan filosofi pelayanan yang berorientasi pada masyarakat. Penekanan pada Integritas dan Profesionalisme Personel Aspek krusial lain yang menjadi fokus utama dalam kunjungan ini adalah penandatanganan pakta integritas oleh seluruh personel Polres Bima Kota. Dokumen ini mencakup komitmen kuat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, meminimalkan pelanggaran disiplin, dan menjaga etika profesi sebagai anggota Polri. Irjen Pol. Kalingga secara tegas menyampaikan bahwa integritas adalah pilar utama dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. "Saya ingin seluruh personel menjaga kehormatan diri dan institusi. Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat," tegasnya, menggarisbawahi kebijakan tanpa kompromi terhadap praktik-praktik yang merusak citra Polri. Pernyataan ini mencerminkan keseriusan Kapolda dalam membersihkan institusi dari oknum-oknum yang berpotensi merusak nama baik Polri dan mengkhianati amanah rakyat. Dalam arahannya kepada personel Polres Bima Kota dan anggota Batalyon C Pelopor Satuan Brigade Mobil (Brimob), Kapolda NTB menggarisbawahi pentingnya profesionalisme, kedisiplinan yang tinggi, serta pelayanan yang humanis. Beliau mengingatkan bahwa dinamika tugas kepolisian terus berkembang, menuntut setiap anggota untuk senantiasa adaptif, inovatif, dan memiliki sensitivitas terhadap kebutuhan serta harapan masyarakat. Evaluasi Sarana Pendukung Operasional dan Kesiapan Lapangan Bagian akhir dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda NTB melibatkan inspeksi mendalam terhadap berbagai fasilitas pendukung operasional Polres Bima Kota. Pengecekan dilakukan pada gudang senjata api dan amunisi, ruang tahanan, ruang penjagaan, serta ruang pelayanan Call Center 110. Tujuan utama dari pengecekan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana pendukung kesiapan operasional berada dalam kondisi prima, aman, dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan. "Pelayanan publik harus berjalan optimal. Sarana pendukung, keamanan tahanan, pengelolaan senjata api, hingga respons laporan masyarakat wajib mendapat perhatian serius," ujar Kapolda, menekankan pentingnya aspek teknis dan prosedural dalam penyelenggaraan tugas kepolisian sehari-hari. Kesiapan sarana ini sangat vital untuk mendukung efektivitas penegakan hukum, pelayanan publik, dan pemeliharaan ketertiban masyarakat. Latar Belakang dan Implikasi Kunjungan Kerja Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, yang resmi dilantik sebagai Kapolda NTB oleh Kapolri pada tanggal 17 Mei 2026, memiliki rekam jejak yang mumpuni. Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992 ini, lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 2 November 1970. Kedatangannya di NTB bersama istri pada 21 Mei 2026 menandai dimulainya babak baru dalam kepemimpinan kepolisian di provinsi tersebut. Kunjungan kerja intensif yang dilakukan kurang dari dua pekan setelah tiba di NTB ini menunjukkan etos kerja Kapolda yang tinggi dan komitmennya untuk segera memahami lanskap kepolisian di wilayahnya. Strategi beliau yang langsung menyambangi satuan kewilayahan seperti Polres Bima Kota, jauh dari sekadar formalitas, merupakan langkah taktis untuk: Meningkatkan Moral dan Motivasi Anggota: Kehadiran pimpinan tertinggi di tengah-tengah anggota memberikan suntikan semangat dan apresiasi atas kinerja mereka. Identifikasi Potensi dan Tantangan: Kunjungan lapangan memungkinkan Kapolda untuk secara langsung mengamati kondisi riil, mengidentifikasi kekuatan yang perlu ditingkatkan, serta mendeteksi kelemahan atau kendala yang memerlukan solusi segera. Membangun Hubungan Personal: Interaksi langsung dengan personel dan Forkopimda membantu membangun hubungan kerja yang harmonis dan saling percaya. Memastikan Implementasi Program Prioritas: Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memantau sejauh mana program-program prioritas Polri, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik, penanganan tindak pidana, dan pemeliharaan kamtibmas, telah diimplementasikan di tingkat Polres. Dampak dari kunjungan kerja ini diharapkan dapat dirasakan secara luas. Penguatan integritas personel akan berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri, yang merupakan elemen fundamental dalam penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas. Kesiapan operasional yang optimal akan memastikan Polres Bima Kota mampu merespons berbagai tantangan keamanan dengan lebih efektif. Sementara itu, kegiatan sosial dan penanaman pohon mencerminkan citra Polri sebagai institusi yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Secara keseluruhan, kunjungan kerja Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja ke Polres Bima Kota bukan hanya sekadar agenda rutin, melainkan sebuah pernyataan visi kepemimpinan yang tegas dan berorientasi pada hasil, yang bertujuan untuk membawa institusi Polri di NTB ke arah yang lebih profesional, berintegritas, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Langkah awal ini menjadi indikator kuat mengenai arah kebijakan dan prioritas beliau dalam memimpin Polda NTB ke depan. Post navigation Kemenkumham NTB Bahas Raperbup TJSLP Kota Bima: Harmonisasi Kewenangan dan Efektivitas Pelaksanaan CSR Banjir Bandang Melanda Bima pada Hari Raya Idulfitri, Tiga Kecamatan Terdampak Serius