MATARAM – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat yang holistik bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga melalui investasi pada sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, perusahaan energi pelat merah ini menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada puluhan anak yatim dan dhuafa yang berada di bawah naungan Yayasan Al Kahfi, berlokasi di Dasan Agung Baru, Kota Mataram. Bantuan yang disalurkan ini merupakan bagian integral dari Program Pilar Pendidikan yang dikelola oleh YBM PLN. Dana yang digunakan bersumber dari zakat yang dihimpun secara sukarela dari para pegawai PLN. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa pengelolaan dana zakat dilakukan secara tepat sasaran, sehingga dapat memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga yang kurang mampu, serta membantu mereka dalam menghadapi tahun ajaran baru. Kronologi Penyaluran Bantuan dan Latar Belakang Program Kegiatan penyaluran bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram, melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ampenan, beserta jajaran stafnya. Mereka secara langsung menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat, didampingi oleh pengurus Yayasan Al Kahfi. Momen ini menjadi penanda dimulainya kembali semangat belajar bagi anak-anak yang menerima bantuan, seiring dengan dimulainya periode pendaftaran atau persiapan untuk tahun ajaran baru. Program penyaluran bantuan perlengkapan sekolah ini bukanlah kali pertama dilakukan oleh YBM PLN. Sejak lama, YBM PLN telah aktif menjalankan berbagai program kemanusiaan yang mencakup berbagai sektor, termasuk pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Inisiatif ini merupakan manifestasi dari nilai-nilai perusahaan yang menekankan pada kebermanfaatan dan tanggung jawab sosial. Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN sendiri merupakan lembaga amil zakat nasional yang dibentuk oleh PLN untuk mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari seluruh insan PLN. Sejak didirikan, YBM PLN telah berkomitmen untuk menyalurkan amanah tersebut kepada mustahik (penerima zakat) melalui program-program yang terstruktur dan terukur dampaknya. Salah satu pilar utama program YBM PLN adalah Pilar Pendidikan, yang secara spesifik menargetkan peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak usia sekolah, khususnya dari kalangan dhuafa dan yatim piatu. Rincian Bantuan dan Tujuannya Bantuan yang diserahkan kali ini mencakup berbagai item esensial yang dibutuhkan oleh para siswa untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Rincian bantuan tersebut meliputi tas sekolah yang kokoh, buku tulis sebagai media pencatatan materi pelajaran, alat tulis seperti pensil, pulpen, dan penghapus, serta berbagai perlengkapan penunjang belajar lainnya. Pemberian bantuan ini secara spesifik dilakukan untuk menyambut dan mempersiapkan para siswa dalam memasuki tahun ajaran baru. Tujuan utama dari penyaluran bantuan ini adalah untuk meringankan beban finansial yang dihadapi oleh keluarga anak-anak yatim dan dhuafa. Keterbatasan ekonomi seringkali menjadi hambatan serius bagi mereka untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan orang tua atau wali murid tidak lagi merasa terbebani untuk membeli perlengkapan sekolah yang memadai, sehingga anak-anak dapat fokus pada proses belajar mereka. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan dapat menjadi sumber motivasi dan penyemangat bagi para penerima manfaat. Memiliki perlengkapan sekolah yang baru dan lengkap dapat membangkitkan rasa percaya diri dan semangat belajar anak-anak, mendorong mereka untuk lebih giat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita. Pernyataan Resmi dari Pihak PLN Manager PLN ULP Ampenan, Bagas Satriyo Buwono, dalam keterangannya menegaskan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul. Beliau menyampaikan bahwa melalui Program Pilar Pendidikan YBM PLN, perusahaan berupaya memastikan bahwa anak-anak yatim dan dhuafa tidak kehilangan semangat belajar dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih impian mereka, terlepas dari kondisi ekonomi keluarga mereka. “Pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul. Melalui Program Pilar Pendidikan YBM PLN, kami ingin memastikan anak-anak yatim dan dhuafa tetap memiliki semangat belajar dan kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita meskipun berada dalam keterbatasan ekonomi,” ujar Bagas. Beliau menambahkan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga untuk memberikan dorongan moral dan psikologis. “Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua maupun pengasuh sekaligus menjadi penyemangat bagi para penerima manfaat dalam memasuki tahun ajaran baru,” tambahnya. Lebih lanjut, Bagas menegaskan bahwa kepedulian terhadap dunia pendidikan merupakan bagian tak terpisahkan dari kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang aktif. Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menyatakan keyakinan PLN bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan pasokan listrik, tetapi juga dari kemampuannya dalam menciptakan nilai sosial yang positif bagi masyarakat. “PLN meyakini keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari keandalan pasokan listrik, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan nilai sosial bagi masyarakat. Melalui YBM PLN, amanah zakat pegawai kami kelola secara profesional agar memberikan manfaat yang nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Yondri. Yondri juga menyampaikan harapan besar agar bantuan ini dapat menjadi katalisator bagi para penerima manfaat. “Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk terus belajar, meraih prestasi, dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa kemajuan bagi Nusa Tenggara Barat dan Indonesia,” tuturnya. Dampak dan Implikasi yang Lebih Luas Penyaluran bantuan perlengkapan sekolah oleh PLN melalui YBM ini memiliki dampak yang signifikan dan berjangka panjang. Pertama, secara langsung bantuan ini meringankan beban ekonomi keluarga penerima, memungkinkan mereka untuk mengalokasikan sumber daya yang ada untuk kebutuhan pokok lainnya. Hal ini sangat krusial bagi keluarga dhuafa yang seringkali berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar. Kedua, bantuan ini secara proaktif mengatasi salah satu hambatan utama dalam akses pendidikan, yaitu ketersediaan alat tulis dan perlengkapan belajar. Dengan memiliki perlengkapan yang memadai, anak-anak dapat mengikuti pelajaran dengan lebih optimal, tidak merasa tertinggal dari teman-temannya, dan terhindar dari rasa malu akibat ketidakmampuan membeli perlengkapan sekolah. Ketiga, program ini secara tidak langsung menanamkan nilai-nilai sosial dan spiritual kepada seluruh insan PLN. Pengelolaan dana zakat yang transparan dan penyaluran yang tepat sasaran menunjukkan bagaimana nilai-nilai kebaikan dapat diwujudkan melalui institusi. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh para pegawai PLN melalui kontribusi zakat mereka menciptakan "energi kebaikan" yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Keempat, inisiatif ini memperkuat citra PLN sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada profit dan pelayanan kelistrikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi terhadap pembangunan masyarakat. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat hubungan harmonis antara PLN dan komunitas di wilayah operasinya. Kelima, investasi pada pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa adalah investasi pada masa depan bangsa. Dengan memberikan kesempatan belajar yang setara, PLN turut berkontribusi dalam menciptakan generasi penerus yang berkualitas, berpendidikan, dan siap membangun daerah serta negara. Anak-anak ini memiliki potensi yang sama untuk menjadi pemimpin, inovator, dan agen perubahan di masa depan. Optimalisasi Dana Zakat untuk Berbagai Program Kemanusiaan Penyaluran bantuan perlengkapan sekolah ini hanyalah salah satu contoh dari berbagai program kemanusiaan yang didukung oleh YBM PLN. Dana zakat yang dihimpun dari para pegawai PLN dioptimalkan untuk berbagai sektor vital. Dalam bidang pendidikan, selain bantuan perlengkapan sekolah, YBM PLN juga kerap memberikan beasiswa, bantuan biaya operasional sekolah, hingga pembangunan fasilitas pendidikan. Di sektor sosial, program-program seperti bantuan sembako untuk keluarga prasejahtera, bantuan korban bencana alam, dan dukungan untuk panti asuhan menjadi prioritas. Dalam bidang kesehatan, YBM PLN aktif dalam memberikan bantuan biaya pengobatan, program pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penyediaan sarana kesehatan di daerah terpencil. Selain itu, YBM PLN juga memiliki program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan untuk membantu masyarakat kecil dan menengah agar mandiri secara finansial, serta program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui berbagai pelatihan dan pendampingan. Melalui berbagai program yang dijalankan, YBM PLN menunjukkan komitmennya untuk menjadi jembatan kebaikan, menyalurkan amanah para muzakki (pemberi zakat) kepada para mustahik secara profesional dan akuntabel. Keberhasilan program-program ini tidak lepas dari sinergi antara manajemen PLN, YBM PLN, dan seluruh pegawai yang turut berkontribusi, serta dukungan dari berbagai yayasan mitra seperti Yayasan Al Kahfi yang menjadi garda terdepan dalam penyaluran bantuan di tingkat masyarakat. Kisah seperti ini menegaskan kembali bahwa energi positif tidak hanya berasal dari aliran listrik yang menyala, tetapi juga dari kebaikan hati dan kepedulian yang terwujud dalam tindakan nyata untuk sesama. PLN, melalui YBM-nya, terus berupaya menghadirkan "energi kebaikan" yang tak hanya menerangi rumah tangga, tetapi juga mencerahkan masa depan generasi penerus bangsa. Post navigation PLN UIP Nusra Raih Kinerja Positif Semester I 2026, Perkuat Proyek Strategis untuk Transisi Energi dan Program 100 GW Solar Bank Dinar Ashri Resmikan Bantuan MCK dan Paving Blok di Ponpes Al Amin Gelogor, Perkuat Komitmen Sosial di Bidang Pendidikan