LARANTUKA – PT PLN (Persero) bersama dengan PLN Nusa Daya Unit Pelaksana Nusa Tenggara (UP Nusra) secara proaktif menggelar program upskilling dan refreshment bagi para petugas Ground Patrol yang bertugas di jaringan transmisi tegangan 70 kV dan 150 kV. Kegiatan intensif ini dilaksanakan di wilayah kerja Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Flores Timur, sebuah langkah strategis yang dirancang untuk memastikan kompetensi personel terjaga optimal sekaligus menjamin keandalan sistem penyaluran tenaga listrik di wilayah tersebut. Program ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadapi tantangan operasional yang semakin kompleks dan menjaga kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat. Pentingnya Ground Patrol dalam Keandalan Sistem Transmisi Jaringan transmisi listrik, khususnya pada tegangan tinggi seperti 70 kV dan 150 kV, merupakan tulang punggung sistem kelistrikan yang mendistribusikan daya dari pembangkit ke gardu induk untuk kemudian disalurkan ke konsumen. Gangguan sekecil apa pun pada jalur transmisi ini dapat berakibat pada pemadaman listrik yang meluas, mengganggu aktivitas perekonomian dan sosial masyarakat. Oleh karena itu, peran petugas Ground Patrol menjadi sangat krusial. Mereka adalah garda terdepan yang bertanggung jawab melakukan inspeksi rutin dan pemeliharaan preventif di sepanjang jalur transmisi yang membentang ribuan kilometer, melintasi berbagai medan geografis. Petugas Ground Patrol tidak hanya sekadar melakukan pengamatan visual. Tugas mereka meliputi identifikasi dini terhadap potensi gangguan, seperti kerusakan isolator, kabel yang kendur atau terkelupas, tiang transmisi yang miring atau retak, hingga vegetasi yang tumbuh terlalu dekat dengan jalur kabel yang dapat menyebabkan flashover atau korsleting. Kemampuan mereka untuk mengenali kondisi aset transmisi secara dini dan mengambil langkah mitigasi yang tepat sangat menentukan dalam mencegah terjadinya gangguan yang lebih besar dan menjaga kontinuitas pasokan listrik. Program Upskilling dan Refreshment: Memperkuat Kapasitas Personel Program upskilling dan refreshment yang diselenggarakan PLN dan PLN Nusa Daya UP Nusra ini dirancang secara komprehensif untuk membekali para petugas Ground Patrol dengan pengetahuan dan keterampilan terkini. Kegiatan ini mencakup dua aspek utama: penguatan kompetensi teknis dan penyegaran pemahaman mengenai standar operasional prosedur (SOP) serta budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dalam sesi tatap muka, para peserta mendapatkan materi-materi mendalam terkait teknologi terbaru dalam pemeliharaan transmisi, teknik identifikasi anomali pada aset, serta metode analisis risiko yang efektif. Pemahaman terhadap standar operasional yang berlaku juga ditekankan untuk memastikan setiap tindakan yang dilakukan petugas sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan, meminimalkan potensi kesalahan manusia (human error). Tidak hanya teori, program ini juga sangat menekankan pada praktik lapangan. Peserta diajak untuk melakukan simulasi inspeksi aset transmisi dan struktur tower secara langsung di kondisi yang menyerupai lapangan. Melalui praktik ini, mereka dilatih untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di kelas, mengasah kepekaan visual dalam mendeteksi keretakan pada beton tower, korosi pada komponen logam, atau tanda-tanda keausan lainnya. Selain itu, mereka juga dibekali kemampuan untuk mengambil data lapangan secara akurat dan melaporkan temuan dengan detail, yang menjadi dasar bagi perencanaan tindakan pemeliharaan lebih lanjut. Budaya Keselamatan Kerja: Prioritas Utama PLN Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi pilar utama dalam setiap operasional PLN. Dalam program ini, penguatan budaya K3 diberikan secara intensif kepada seluruh peserta. Para petugas diingatkan kembali mengenai pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dan sesuai standar, seperti helm pengaman, sarung tangan khusus tegangan tinggi, sepatu bot keselamatan, dan perlengkapan lainnya. Prosedur kerja aman dalam melaksanakan patroli jaringan transmisi tegangan tinggi, termasuk komunikasi yang efektif dengan tim dan pihak terkait, juga menjadi fokus utama. Penekanan pada K3 ini bukan sekadar formalitas. Petugas Ground Patrol seringkali bekerja di lokasi yang terpencil, medan yang sulit, dan di bawah kondisi cuaca yang bervariasi, serta berhadapan langsung dengan instalasi bertegangan tinggi yang sangat berbahaya. Oleh karena itu, kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur K3 adalah kunci untuk memastikan mereka dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan kembali ke keluarga dengan selamat. Dampak dan Implikasi Jangka Panjang Pelaksanaan program upskilling dan refreshment ini memiliki dampak jangka panjang yang signifikan bagi PLN dan masyarakat. Peningkatan kompetensi personel secara langsung berkorelasi dengan peningkatan kualitas operasi dan pemeliharaan aset transmisi. Petugas yang terlatih dan memiliki pemahaman mendalam akan lebih sigap dalam mengidentifikasi potensi gangguan, sehingga tindakan perbaikan dapat dilakukan sebelum masalah membesar. Hal ini pada gilirannya akan mengurangi angka kejadian forced outage (pemadaman akibat gangguan teknis) dan meningkatkan Utilisasi Aset Transmisi (UAT). Lebih jauh lagi, program ini mencerminkan komitmen PLN dalam bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih profesional, berorientasi pada keselamatan, dan memberikan layanan kelistrikan yang andal. Dengan personel yang kompeten, PLN dapat mengantisipasi perkembangan teknologi di masa depan, mengelola aset yang semakin tua dengan lebih efektif, dan menghadapi tantangan dalam menyediakan energi bersih dan berkelanjutan. Keandalan sistem transmisi 70 kV dan 150 kV di Flores Timur, yang dilayani oleh ULTG Flores Timur, sangat vital bagi pasokan listrik di wilayah tersebut. Peningkatan kualitas pelaksanaan Ground Patrol akan secara langsung mendukung stabilitas sistem transmisi, yang pada akhirnya menjamin kontinuitas pasokan listrik bagi rumah tangga, industri, dan sektor publik di Flores dan sekitarnya. Hal ini turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Tanggapan dan Harapan PLN Pihak PLN dan PLN Nusa Daya UP Nusra menyatakan optimisme mereka terhadap hasil dari program ini. Diharapkan, seluruh petugas Ground Patrol yang telah mengikuti kegiatan ini akan semakin mahir dalam menjalankan tugas inspeksi dan pengawasan aset transmisi. Kemampuan untuk mengidentifikasi potensi gangguan secara lebih dini dan cermat akan menjadi nilai tambah yang sangat berharga. “Kami percaya bahwa investasi dalam pengembangan sumber daya manusia adalah kunci utama untuk menjaga keandalan operasional kami. Dengan personel yang kompeten dan berbudaya keselamatan yang kuat, kami yakin dapat terus memberikan layanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat di Flores dan seluruh Indonesia,” ujar salah satu perwakilan PLN yang tidak disebutkan namanya dalam keterangan pers yang diterima. Melalui kegiatan upskilling dan refreshment ini, PLN bersama PLN Nusa Daya UP Nusra menegaskan kembali dedikasinya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi mewujudkan Indonesia Terang. Keandalan pasokan listrik adalah prioritas, dan petugas Ground Patrol adalah pahlawan tak terlihat di balik layar yang memastikan hal tersebut terwujud setiap hari. Post navigation PLN NTB Jamin Keandalan Listrik Melalui Pemeliharaan Sistem Monitoring Data Gardu Induk Mantang di Momen Hari Pancasila PLN UIW NTB Tingkatkan Literasi Digital Pelanggan Melalui Sosialisasi PLN Mobile di Lombok Timur