Tidak menunggu waktu lama setelah serangkaian rapat daring intensif dengan Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah, Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Saepul Akhkam, mengambil langkah proaktif. Didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lombok Barat, Baiq Mustika Dwi Adni, Pj. Sekda Akhkam secara langsung mendatangi lembaga asesmen yang telah ditetapkan sebagai calon asesor bagi para kandidat Sekretaris Daerah di Kabupaten Lombok Barat. Kunjungan ini, yang berlangsung di BKPSDM Kota Tangerang, menandai komitmen serius Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memastikan proses seleksi jabatan strategis ini berjalan transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi. Kunjungan delegasi Lombok Barat ke Kantor BKPSDM Kota Tangerang di kawasan Karawaci, Tangerang, pada Senin, 14 September, adalah sebuah langkah krusial. Mereka diterima langsung oleh pimpinan BKPSDM Kota Tangerang, yang sebelumnya telah terbukti memiliki kapabilitas dan sertifikasi nasional sebagai lembaga asesmen. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memastikan kesediaan BKPSDM Kota Tangerang untuk kembali berperan sebagai asesor dalam proses seleksi Sekda Lobar. Lebih dari sekadar konfirmasi, kunjungan ini juga menjadi ajang pembelajaran dan penjajakan kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam penerapan manajemen talenta dan konsep Corporate University yang telah sukses diimplementasikan oleh Kota Tangerang. Urgensi dan Peran Strategis Sekretaris Daerah dalam Pemerintahan Daerah Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) merupakan posisi kunci dalam struktur pemerintahan daerah, memegang peranan vital sebagai koordinator pelaksanaan kebijakan kepala daerah dan penghubung antara kepala daerah dengan jajaran birokrasi. Sekda adalah motor penggerak administrasi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik. Ia bertanggung jawab atas perumusan kebijakan teknis, pembinaan organisasi dan tata laksana, serta pengelolaan sumber daya aparatur sipil negara (ASN). Dengan demikian, kualitas dan integritas seorang Sekda sangat menentukan efektivitas dan efisiensi jalannya roda pemerintahan di suatu daerah. Di Kabupaten Lombok Barat, kekosongan atau status Pj. Sekda menggarisbawahi urgensi untuk segera mengisi jabatan definitif. Pj. Sekda Saepul Akhkam, yang ditunjuk untuk mengisi kekosongan sementara, memiliki tugas berat memastikan transisi berjalan mulus sambil mempersiapkan fondasi bagi Sekda definitif yang akan datang. Proses seleksi yang transparan dan meritokratis menjadi prasyarat mutlak untuk mendapatkan figur Sekda yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial dan kepemimpinan yang tinggi, tetapi juga integritas moral yang tidak diragukan. Sekda yang definitif diharapkan mampu memberikan arah yang jelas dalam pelaksanaan program-program pembangunan daerah, mengoptimalkan pelayanan publik, serta menjaga stabilitas birokrasi. Latar Belakang dan Kronologi Proses Seleksi JPT Pratama Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, seperti Sekda, diatur secara ketat oleh undang-undang dan peraturan pemerintah, khususnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan berbagai peraturan pelaksanaannya. Tujuannya adalah untuk menjamin bahwa pengisian jabatan dilakukan berdasarkan sistem merit, yaitu kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, tanpa memandang latar belakang politik atau koneksi pribadi. Berikut adalah kronologi singkat yang dapat disimpulkan dari informasi yang tersedia: Fase Awal: Adanya kekosongan jabatan Sekda definitif di Kabupaten Lombok Barat, yang kemudian diisi oleh Pj. Sekda Saepul Akhkam. Pembentukan Pansel: Pemerintah Kabupaten Lombok Barat membentuk Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Pansel JPTP) Sekda yang beranggotakan berbagai unsur, termasuk akademisi, praktisi, dan pejabat pemerintah senior. Pansel ini bertugas merancang dan melaksanakan seluruh tahapan seleksi. Rapat Daring Pansel: Pansel mengadakan rapat-rapat daring untuk membahas persiapan teknis dan administratif seleksi, termasuk penentuan lembaga asesmen. Penetapan Lembaga Asesor: BKPSDM Kota Tangerang ditetapkan sebagai lembaga asesor, mengingat rekam jejak dan sertifikasi nasionalnya dalam pengembangan kompetensi ASN. Penetapan ini juga mendapat dukungan dari Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, yang menekankan pentingnya asesor yang kredibel. Kunjungan Pj. Sekda ke Tangerang (Senin, 14 September): Pj. Sekda Saepul Akhkam dan Kepala BKPSDM Lobar Baiq Mustika Dwi Adni mengunjungi BKPSDM Kota Tangerang untuk memastikan kesiapan dan menjajaki kerja sama. Batas Waktu Pendaftaran Calon Sekda (Hingga 17 September): Proses pendaftaran calon Sekda dibuka, dengan batas waktu hingga 17 September. Pada saat kunjungan, sudah ada 7 calon yang mendaftar, namun Pj. Sekda berharap lebih banyak lagi yang berminat. Jadwal Asesmen (23 dan 24 September): BKPSDM Kota Tangerang mengonfirmasi akan mengirimkan tiga asesor ke Lombok Barat pada tanggal 23 dan 24 September untuk melaksanakan tahapan asesmen kompetensi. Tahapan Selanjutnya: Setelah asesmen, tahapan seleksi akan dilanjutkan dengan wawancara, penelusuran rekam jejak, hingga pengajuan nama-nama calon terbaik kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (Bupati) dan konsultasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum penetapan akhir. Kemitraan Strategis dengan BKPSDM Kota Tangerang: Jaminan Kualitas Asesmen Keputusan untuk menggandeng BKPSDM Kota Tangerang sebagai lembaga asesmen bukanlah tanpa alasan kuat. Seperti yang dijelaskan oleh Pj. Sekda Ahkam, BKPSDM Kota Tangerang telah memiliki sertifikasi nasional dalam pengembangan kompetensi ASN. Sertifikasi ini menjadi jaminan atas standar kualitas, objektivitas, dan profesionalisme dalam melakukan penilaian terhadap calon-calon pejabat tinggi pratama. Keahlian ini sangat krusial karena proses asesmen bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis para kandidat, yang meliputi kemampuan memimpin, mengambil keputusan, berinovasi, serta beradaptasi dengan perubahan. Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Jatmiko, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung proses seleksi di Lombok Barat. "Sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak Lombok Barat, kami akan datang pada 23 dan 24 September ini," ujarnya. Bahkan, BKPSDM Kota Tangerang siap mengerahkan tiga orang asesor terbaiknya untuk memastikan proses penilaian berjalan komprehensif dan mendalam. Kehadiran tiga asesor ini menunjukkan kapasitas dan keseriusan Tangerang dalam membantu daerah lain dalam upaya peningkatan kualitas birokrasi. Kemitraan ini mencerminkan semangat kolaborasi antar-daerah dalam berbagi praktik terbaik dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur. Proses Asesmen dan Kriteria Calon Sekda yang Ideal Proses asesmen merupakan salah satu tahapan paling penting dalam seleksi JPT Pratama. Berbeda dengan tes tertulis biasa, asesmen center menggunakan berbagai metode simulasi dan alat ukur psikologi untuk mengevaluasi potensi dan kompetensi kandidat secara holistik. Ini bisa meliputi studi kasus, diskusi kelompok tanpa pemimpin (LGD), presentasi individu, hingga wawancara berbasis kompetensi. Hasil asesmen akan memberikan gambaran objektif mengenai kekuatan dan area pengembangan kandidat, membantu Pansel dalam mengambil keputusan yang tepat. Kriteria calon Sekda yang ideal mencakup beberapa dimensi kunci: Kompetensi Manajerial: Kemampuan dalam perencanaan strategis, pengorganisasian, pendelegasian, pengawasan, dan evaluasi program kerja. Termasuk juga kemampuan manajemen konflik dan pengambilan keputusan. Kompetensi Sosial Kultural: Kemampuan berinteraksi dengan masyarakat multikultural, membangun jaringan kerja, serta menjaga etika dan moral sebagai pejabat publik. Kompetensi Teknis: Penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tugas dan fungsi Sekda, termasuk pemahaman tentang tata kelola pemerintahan, keuangan daerah, dan regulasi terkait. Integritas dan Akuntabilitas: Komitmen terhadap nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Kepemimpinan Inovatif: Kemampuan untuk mendorong perubahan, mengidentifikasi peluang perbaikan, dan mengimplementasikan solusi kreatif untuk tantangan pembangunan daerah. Dengan melibatkan asesor bersertifikat nasional, Lombok Barat menunjukkan keseriusan dalam mencari pemimpin birokrasi yang benar-benar memenuhi kualifikasi dan siap menghadapi tantangan kompleks di masa depan. Visi Pengembangan SDM: Manajemen Talenta dan Corporate University Kunjungan Pj. Sekda Ahkam ke BKPSDM Kota Tangerang tidak hanya terbatas pada urusan asesmen Sekda, tetapi juga menjadi sarana untuk belajar dan menjajaki kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang lebih luas. Ahkam secara eksplisit menyebutkan minatnya terhadap penerapan manajemen talenta dan konsep Corporate University yang telah dijalankan oleh Kota Tangerang. Manajemen Talenta adalah pendekatan strategis dan terintegrasi untuk menarik, mengembangkan, memotivasi, dan mempertahankan karyawan yang produktif. Dalam konteks ASN, ini berarti membangun sistem yang mampu mengidentifikasi pegawai berpotensi tinggi (talenta), memberikan mereka jalur pengembangan karier yang jelas, serta menempatkan mereka pada posisi yang sesuai dengan kompetensi terbaiknya. Penerapan manajemen talenta akan membantu Lombok Barat dalam menciptakan birokrasi yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kinerja. Sementara itu, Corporate University adalah model pengembangan SDM yang berfokus pada pembelajaran berkelanjutan dan strategis, mirip dengan sebuah universitas namun disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan organisasi. Konsep ini bertujuan untuk membangun kapasitas internal organisasi dengan menyediakan program pelatihan dan pengembangan yang relevan dengan visi dan misi daerah. Jika diterapkan di Lombok Barat, Corporate University dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi seluruh ASN secara sistematis, menciptakan budaya belajar, dan memastikan keselarasan antara pengembangan individu dengan tujuan pembangunan daerah. Pj. Sekda Ahkam melihat bahwa banyak hal yang bisa didiskusikan dan diadaptasi dari pengalaman Kota Tangerang, yang pada akhirnya dapat mendorong kerja sama lebih lanjut dalam hal ini. Tanggapan dan Harapan Pihak Terkait Berbagai pihak menyambut positif langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam proses seleksi Sekda ini. Pj. Sekda Saepul Akhkam menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan arahan dari BKN. "Kedatangan kami disamping ingin memastikan pihak BKPSDM Kota Tangerang tetap menjadi asesor, kami juga harus belajar ke daerah yang telah menerapkan manajemen talenta. Banyak hal yang didiskusikan dan membuat kami ingin bekerja sama dalam hal Corporate University," jelas Ahkam, menunjukkan visinya yang luas melampaui sekadar pengisian jabatan. Ia juga berharap agar lebih banyak lagi ASN yang berminat untuk berpartisipasi dalam seleksi ini. "Masih ada waktu sampai 17 September nanti. Semoga dapat diikuti oleh para pendaftar lain selain 7 yang sudah terlebih dahulu mendaftar," tegas Ahkam, menekankan pentingnya persaingan yang sehat untuk mendapatkan kandidat terbaik. Kepala BKPSDM Lobar, Baiq Mustika Dwi Adni, menambahkan bahwa upaya ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. "Kami berkomitmen untuk menjalankan proses seleksi sesuai aturan yang berlaku, memastikan calon terbaiklah yang terpilih dan bahwa seluruh tahapan transparan dan akuntabel. Kolaborasi dengan BKPSDM Kota Tangerang adalah langkah strategis untuk menjamin kualitas asesmen yang objektif," ungkapnya. Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, yang sebelumnya telah meminta agar BKPSDM Kota Tangerang tetap menjadi asesor, menyuarakan pentingnya seleksi Sekda yang kredibel dan transparan. "Jabatan Sekda sangat strategis. Kita membutuhkan figur yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki visi kepemimpinan yang kuat untuk membawa Lombok Barat lebih maju. Pemilihan BKPSDM Kota Tangerang sebagai asesor adalah jaminan bahwa proses ini akan menghasilkan pemimpin terbaik berdasarkan meritokrasi," tutur Nurul Adha, menggarisbawahi dukungan penuh dari pimpinan daerah. Kepala BKPSDM Kota Tangerang, Jatmiko, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan. "Kami siap sepenuhnya mendukung Kabupaten Lombok Barat dalam proses seleksi Sekda. Sebagai lembaga yang telah bersertifikat nasional, kami akan mengerahkan tim asesor terbaik kami untuk memastikan penilaian yang objektif dan komprehensif. Ini adalah bentuk kontribusi kami dalam memajukan kualitas ASN di seluruh Indonesia," kata Jatmiko, menunjukkan semangat kolaborasi antar-daerah. Implikasi Lebih Luas bagi Tata Kelola Pemerintahan Lombok Barat Proses seleksi Sekda yang transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi memiliki implikasi jangka panjang yang signifikan bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Lombok Barat. Stabilitas dan Efektivitas Birokrasi: Dengan terpilihnya Sekda definitif yang kompeten, diharapkan roda pemerintahan akan berjalan lebih stabil dan efektif. Sekda baru dapat segera merumuskan dan melaksanakan program-program pembangunan dengan dukungan penuh dari seluruh jajaran birokrasi. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Pemimpin birokrasi yang kuat akan mampu mendorong inovasi dan efisiensi dalam pelayanan publik, yang pada akhirnya akan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Lombok Barat. Penguatan Sistem Merit: Penekanan pada asesmen berbasis kompetensi dan konsultasi dengan BKN serta KASN adalah bukti komitmen Lombok Barat terhadap penerapan sistem merit dalam manajemen ASN. Hal ini akan meminimalisir praktik nepotisme dan kolusi, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan profesional. Pengembangan Sumber Daya Manusia Jangka Panjang: Minat Lombok Barat terhadap manajemen talenta dan Corporate University menunjukkan visi jauh ke depan dalam pengembangan SDM aparatur. Ini bukan hanya tentang mengisi satu jabatan, tetapi membangun kapasitas birokrasi secara keseluruhan untuk masa depan. Pencitraan Positif Daerah: Proses seleksi yang profesional dan transparan akan meningkatkan citra Kabupaten Lombok Barat sebagai daerah yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip good governance. Ini dapat menarik investasi dan dukungan dari berbagai pihak. Penutup dan Prospek ke Depan Langkah proaktif Pj. Sekda Saepul Akhkam bersama Kepala BKPSDM Lobar dalam memastikan kesiapan asesor dan menjajaki kerja sama pengembangan SDM dengan BKPSDM Kota Tangerang merupakan indikator kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Dengan batas waktu pendaftaran yang semakin dekat dan jadwal asesmen yang telah ditetapkan, seluruh tahapan seleksi Sekda diharapkan dapat berjalan lancar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Konsultasi berkelanjutan dengan BKN, baik melalui Kantor Regional maupun di tingkat pusat, akan terus dilakukan untuk memastikan legalitas dan kualitas proses seleksi. Terpilihnya Sekretaris Daerah definitif yang berintegritas dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang tinggi akan menjadi fondasi kokoh bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lombok Barat. Lebih dari itu, kerja sama dalam bidang manajemen talenta dan Corporate University membuka peluang bagi transformasi birokrasi Lombok Barat menjadi lebih modern, responsif, dan adaptif terhadap tantangan zaman. Prospek ke depan menunjukkan bahwa Lombok Barat tidak hanya mencari pemimpin, tetapi juga sedang berinvestasi pada masa depan birokrasinya melalui pengembangan SDM yang berkelanjutan. Post navigation DPRD Lobar Persoalkan Kenaikan Anggaran BTT hingga Pokir Sulit Dicairkan Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Lombok Barat Hadapi Tantangan Alih Fungsi Lahan Pertanian Berkelanjutan