MATARAM – Srikandi PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat (NTB) tak kenal lelah dalam mengkampanyekan lingkungan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk pelecehan seksual. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan program "Srikandi Movement Goes to Campus" yang bertempat di Universitas Mataram. Acara ini berhasil menarik partisipasi lebih dari 100 mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai fakultas, menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap isu krusial ini.

Kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah wujud nyata dari tanggung jawab sosial PLN dalam membangun ekosistem pendidikan dan profesional yang aman, inklusif, serta bebas dari budaya pelecehan seksual. Melalui inisiatif yang didukung penuh oleh program PLN Peduli, "Srikandi Movement Goes to Campus" dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan dan kesadaran mendalam kepada para mahasiswa mengenai isu pelecehan seksual, sekaligus membuka wawasan mereka terhadap potensi dan peluang karier yang ditawarkan oleh PT PLN (Persero).

Kronologi Kegiatan: Edukasi Komprehensif dan Inspirasi Karier

Rangkaian acara dimulai dengan sesi edukatif yang sangat penting. Para narasumber yang dihadirkan memaparkan secara rinci mengenai definisi, bentuk-bentuk, dampak, serta strategi pencegahan dan penanganan pelecehan seksual, baik di lingkungan kampus maupun di tempat kerja. Materi ini disajikan dengan cara yang interaktif, mendorong mahasiswa untuk bertanya, berdiskusi, dan berbagi pandangan. Pemahaman mendalam mengenai isu ini menjadi fondasi utama agar mahasiswa tidak hanya menjadi individu yang sadar, tetapi juga agen perubahan yang aktif.

Setelah sesi edukasi yang intensif, acara berlanjut ke sesi "Career Talk". Sesi ini dirancang khusus untuk memberikan gambaran komprehensif kepada mahasiswa mengenai dunia kerja di industri ketenagalistrikan, dengan fokus pada peluang karier yang tersedia di PLN. Para profesional PLN berbagi pengalaman, menjelaskan jenjang karier, budaya kerja, serta nilai-nilai yang dipegang teguh oleh perusahaan. Tujuannya adalah untuk memberikan inspirasi, motivasi, dan pemahaman yang jelas kepada para mahasiswa mengenai langkah-langkah yang perlu mereka persiapkan jika bercita-cita untuk membangun karier di PLN. Sesi ini juga menjadi momen penting untuk menunjukkan bahwa PLN adalah perusahaan yang inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua, termasuk bagi perempuan di berbagai posisi strategis.

Apresiasi dan Dukungan Penuh dari Universitas Mataram

Kehadiran "Srikandi Movement Goes to Campus" di lingkungan Universitas Mataram disambut hangat oleh jajaran pimpinan fakultas. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, Dr. Ihsan Ro’is, SE, M.Si, secara langsung menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau menekankan betapa krusialnya edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga sehat secara mental dan penuh rasa saling menghormati antar individu.

"Edukasi seperti ini sangat penting. Lingkungan kampus harus menjadi tempat yang aman, sehat, dan penuh rasa hormat. Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah membawa program penting ini ke Universitas Mataram," ujar Dr. Ihsan Ro’is. Lebih lanjut, beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi katalisator bagi mahasiswa untuk lebih berani bersuara (speak up) ketika menghadapi atau menyaksikan situasi yang tidak pantas. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini berkontribusi signifikan dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki integritas tinggi dan kepedulian sosial yang kuat. Harapan ini selaras dengan upaya universitas dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran etika dan sosial yang mumpuni.

Srikandi PLN: Pemberdayaan Perempuan dan Gerakan Sosial yang Berdampak

Srikandi Movement Goes to Campus Edukasi Pencegahan Sexual Harassment dan Perkenalkan Peluang Karier di PLN

General Manager PLN UIW NTB sekaligus Pembina Srikandi PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menjelaskan lebih lanjut mengenai peran dan visi Srikandi PLN. Beliau memaparkan bahwa Srikandi PLN adalah sebuah komunitas internal yang terdiri dari para pegawai perempuan PLN. Komunitas ini tidak hanya berperan aktif dalam berbagai kegiatan internal perusahaan, tetapi juga secara konsisten terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat dan berbagai gerakan sosial yang memiliki dampak positif bagi lingkungan sekitar.

"Srikandi PLN adalah wadah bagi kami para perempuan di PLN untuk berkontribusi lebih luas. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai aspek, baik di dalam perusahaan maupun di masyarakat," jelas Sri Heny Purwanti.

Pemilihan tema pencegahan pelecehan seksual sebagai fokus utama kegiatan ini bukanlah tanpa alasan. Sri Heny Purwanti menegaskan bahwa isu pelecehan seksual masih menjadi momok yang mengintai berbagai lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan, tempat kerja, ruang publik, bahkan di tempat-tempat yang sering dianggap aman. Data dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa angka kasus pelecehan seksual masih cukup tinggi, yang tentunya berdampak buruk pada korban dan juga menciptakan iklim yang tidak kondusif bagi perkembangan individu dan masyarakat.

Oleh karena itu, melalui program "Srikandi Movement Goes to Campus" ini, Srikandi PLN bertekad untuk menumbuhkan kesadaran yang lebih besar di kalangan mahasiswa. "Kami ingin mahasiswa lebih memahami apa itu pelecehan seksual, berani untuk melaporkan atau berbicara ketika menjadi korban maupun saksi, serta senantiasa menjunjung tinggi rasa saling menghormati. Kami juga berharap stigma negatif yang seringkali melekat pada korban dapat terkikis secara bertahap," tegas Sri Heny Purwanti.

Implikasi Jangka Panjang: Menciptakan Generasi Sadar dan Lingkungan Kerja yang Sehat

Program "Srikandi Movement Goes to Campus" yang digagas oleh Srikandi PLN UIW NTB ini memiliki implikasi jangka panjang yang signifikan. Melalui edukasi yang komprehensif dan berkelanjutan, PLN berharap dapat berkontribusi dalam membentuk kesadaran generasi muda akan pentingnya menciptakan lingkungan kampus dan tempat kerja yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk pelecehan seksual. Kesadaran ini menjadi pondasi krusial untuk membangun budaya yang menghargai martabat setiap individu.

Selain itu, program ini juga menjadi sarana efektif untuk memperkuat kedekatan PLN dengan generasi muda. Dengan membuka diri melalui edukasi dan informasi mengenai peluang karier, PLN tidak hanya berinvestasi pada masa depan sumber daya manusianya, tetapi juga membangun citra sebagai perusahaan yang peduli terhadap isu-isu sosial dan berkomitmen pada pengembangan talenta muda. Keterlibatan aktif PLN dalam kegiatan semacam ini menunjukkan bahwa perusahaan energi terbesar di Indonesia ini tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan beretika, serta penciptaan lingkungan sosial yang lebih baik.

Upaya ini sejalan dengan berbagai inisiatif global dan nasional yang mengadvokasikan kesetaraan gender, pencegahan kekerasan, dan penciptaan ruang publik yang aman bagi semua. Dengan menjangkau langsung para mahasiswa, Srikandi PLN berupaya menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, sehingga kelak para lulusan ini dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di lingkungan kerja mereka masing-masing, termasuk di dalam lingkungan PLN itu sendiri.

Data pendukung mengenai prevalensi pelecehan seksual di lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia, meskipun tidak spesifik disebutkan dalam sumber asli, secara umum menunjukkan bahwa isu ini masih menjadi tantangan serius. Berbagai survei dan laporan dari lembaga independen maupun kementerian terkait kerap mengungkap angka yang mengkhawatirkan, yang mendorong berbagai institusi pendidikan dan perusahaan untuk mengambil langkah-langkah preventif dan represif yang lebih kuat. Program seperti "Srikandi Movement Goes to Campus" menjadi salah satu solusi proaktif yang dapat membantu mengurangi angka tersebut dan menciptakan ekosistem yang lebih aman bagi semua.

Dampak dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh para mahasiswa yang hadir, tetapi juga berpotensi menyebar melalui mereka ke lingkungan pergaulan dan keluarga. Semakin banyak individu yang sadar dan berani bersuara, semakin besar kemungkinan terciptanya perubahan budaya yang signifikan dalam upaya pencegahan pelecehan seksual di berbagai lini kehidupan. PLN, melalui Srikandi-nya, telah menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan visi tersebut.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *