BIMA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan peran sosial perusahaan dengan menyalurkan bantuan paket sembako. Sebanyak 52 lansia dhuafa di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, menjadi penerima manfaat dari program kepedulian ini, diharapkan dapat menyambut bulan penuh berkah dengan lebih layak. Program ini merupakan bagian integral dari upaya PLN untuk memperkuat ikatan sosial dengan masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan ekonomi. Penyaluran bantuan yang dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2026 ini, melibatkan tim dari YBM PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima, serta partisipasi aktif dari jajaran pegawai PLN dari UP3 Bima dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sape. Keunikan lokasi Desa Bajo Pulau yang berada di wilayah pesisir dan terisolasi oleh perairan, menuntut tim penyalur untuk melakukan perjalanan ekstra. Perjalanan melintasi perairan menggunakan perahu menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya memastikan bahwa setiap paket sembako dapat diserahkan langsung ke tangan para penerima manfaat, menegaskan dedikasi PLN untuk menjangkau wilayah yang mungkin sulit diakses. Setiap paket sembako yang disalurkan berisi berbagai kebutuhan pokok esensial, yang dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan para lansia, terutama selama periode Ramadan. Bantuan ini tidak hanya bernilai material semata, tetapi juga mengandung makna mendalam sebagai wujud nyata kepedulian dan kehadiran PLN di tengah-tengah masyarakat, menunjukkan perhatian khusus kepada kelompok rentan yang seringkali membutuhkan dukungan lebih. Komitmen PLN: Energi Kepedulian untuk Masyarakat Pesisir General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, dalam pernyataannya menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama. Beliau menegaskan bahwa peran PLN tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan kelistrikan yang andal dan stabil bagi masyarakat. "PLN tidak hanya hadir untuk menyediakan listrik yang andal, tetapi juga berkomitmen menghadirkan energi kepedulian bagi masyarakat," ujar Sri Heny Purwanti. "Melalui YBM PLN, kami ingin memastikan saudara-saudara kita di wilayah pesisir dan terpencil dapat menikmati Ramadan dengan penuh harapan dan ketenangan. Kami percaya, kebersamaan dan kepedulian adalah energi yang tak kalah pentingnya dalam membangun masyarakat yang lebih baik." Lebih lanjut, Sri Heny menambahkan bahwa program-program sosial semacam ini merupakan salah satu implementasi nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR) yang dijalankan PLN secara berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa PLN tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian mendalam terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. "Kami terus mendorong seluruh insan PLN untuk senantiasa menumbuhkan budaya berbagi dalam setiap aspek kehidupan, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat," tuturnya. "Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban ekonomi para lansia dhuafa yang menerima, dan menjadi amal jariyah yang berharga bagi seluruh pegawai PLN yang telah berpartisipasi dalam kegiatan mulia ini." Semangat Kebersamaan dan Empati dalam Penyaluran Manajer PLN UP3 Bima, Syaiful Hannan, turut menegaskan bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan cerminan nyata dari semangat kebersamaan yang dimiliki oleh seluruh insan PLN dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Menurut pandangannya, bulan Ramadan adalah waktu yang paling tepat untuk meningkatkan rasa empati dan kepedulian sosial, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi membutuhkan. "Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang kurang beruntung," ujar Syaiful Hannan. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menularkan semangat kebaikan dan menunjukkan bahwa PLN hadir sebagai mitra masyarakat yang peduli." Suasana saat penyaluran bantuan berlangsung terasa sangat hangat dan penuh dengan nuansa kebersamaan. Tim YBM PLN dan para pegawai PLN berinteraksi secara langsung dengan para lansia penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, tim mendengarkan dengan penuh perhatian cerita-cerita dari para lansia, serta menyampaikan doa dan harapan tulus agar Ramadan tahun ini membawa limpahan keberkahan bagi mereka dan keluarga. Para penerima manfaat pun tak luput menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian serta bantuan yang telah diberikan oleh PLN. Dampak Positif dan Harapan Jangka Panjang Para lansia dhuafa yang menerima bantuan mengungkapkan bahwa paket sembako tersebut sangat berarti dan membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Keberadaan bantuan ini secara signifikan mengurangi beban pengeluaran, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan. Mereka berharap agar program-program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya yang tinggal di wilayah terpencil dan pesisir yang aksesnya terbatas. Melalui program penyaluran sembako ini, PLN UIW NTB sekali lagi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kehadiran PLN tidak hanya dibuktikan melalui penyediaan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang dirancang untuk memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. Semangat berbagi yang diusung dalam setiap kegiatan YBM PLN diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi antara PLN dan masyarakat. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan optimisme, serta menghadirkan cahaya harapan yang lebih terang bagi masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh dengan ampunan dan keberkahan. Dengan adanya program ini, PLN berupaya menjadi agen perubahan yang tidak hanya menerangi rumah-rumah, tetapi juga menerangi kehidupan masyarakat. Program ini merupakan bagian dari inisiatif YBM PLN yang didanai sepenuhnya dari infak (sedekah) para pegawai PLN. Dana yang terkumpul dari infak tersebut kemudian dikelola dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan, menciptakan siklus kebaikan yang berkelanjutan. Inisiatif ini mencerminkan kesadaran dan kepedulian para pegawai PLN terhadap kondisi sosial di sekitar mereka, serta keinginan untuk berkontribusi secara aktif dalam pembangunan masyarakat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus digalakkan dan diperluas jangkauannya, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya, juga akan semakin memperkuat efektivitas dan keberlanjutan program-program sosial yang dijalankan oleh PLN. Dengan demikian, energi kepedulian yang diusung PLN dapat terus menyala dan memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat. Post navigation PLN UIW NTB dan Pemkot Bima Bersinergi Lakukan Penghijauan dan Pengelolaan Sampah di Pantai Kolo