SELONG – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Widhy Kalingga, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) yang strategis ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lombok Timur pada Kamis, 9 Juli 2026. Kunjungan ini memiliki dua mandat utama: memperkuat pembinaan internal di jajaran kepolisian dan memastikan kesiapan personel dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kedatangan orang nomor satu di institusi kepolisian NTB ini disambut hangat oleh Kapolres Lombok Timur, AKBP I Komang Sarjana, S.I.K., beserta Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Timur dan seluruh personel jajaran. Turut mendampingi Kapolda dalam kunjungan ini adalah Wakapolda NTB dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda NTB, menunjukkan signifikansi kegiatan ini bagi institusi. Kunjungan kerja ini bukan sekadar agenda rutin atau pertemuan silaturahmi biasa, melainkan sebuah instrumen vital dalam upaya pembinaan organisasi yang bertujuan untuk memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, dan memastikan efektivitas kerja kepolisian di tingkat resort. Momentum Evaluasi Kinerja di Tengah Perayaan Hari Bhayangkara Kunjungan kerja Kapolda NTB ke Polres Lombok Timur ini berlangsung dalam konteks yang sangat spesifik, yaitu menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Perayaan yang jatuh setiap tanggal 1 Juli ini merupakan momen refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk meninjau kembali sumpah dan janji pengabdian, serta mengevaluasi pencapaian dan tantangan yang dihadapi dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, Kunker Kapolda kali ini sangat relevan untuk dijadikan pijakan dalam melakukan introspeksi diri secara menyeluruh. Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja secara tegas menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk pembinaan langsung kepada seluruh jajaran di lingkungan Polda NTB, khususnya di Polres Lombok Timur. “Selain sebagai ajang silaturahmi, kunjungan kerja ini juga merupakan bentuk pembinaan langsung terhadap seluruh jajaran di lingkungan Polda NTB,” ujar Irjen Pol. Kalingga kepada awak media yang hadir di sela-sela kegiatan. Penegasan ini menggarisbawahi pentingnya interaksi langsung antara pimpinan dan bawahan untuk memastikan keselarasan visi dan misi, serta efektivitas implementasi kebijakan di lapangan. Tiga Pilar Utama dalam Pengabdian Kepolisian Dalam arahannya kepada seluruh personel Polres Lombok Timur, Kapolda NTB menekankan tiga pilar utama yang harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas: loyalitas, integritas, dan profesionalisme. Ketiga elemen ini dianggap krusial untuk menjaga marwah institusi Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya berharap pengabdian kita kepada masyarakat harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Semangat ‘Polri untuk Masyarakat’ harus benar-benar kita implementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut. Pernyataan ini mencerminkan komitmen Kapolda untuk terus menggemakan prinsip pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat kuat akan amanah besar yang diemban oleh setiap anggota Polri. Program Bakti Sosial dan Pembinaan Bhayangkari Kunjungan kerja ini tidak hanya berfokus pada aspek internal kepolisian, tetapi juga merambah pada kegiatan yang memiliki dampak sosial langsung. Salah satu agenda penting adalah pelaksanaan Bakti Sosial dan Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos). Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB secara simbolis menyerahkan paket bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan di wilayah Lombok Timur. Aksi nyata ini merupakan wujud kepedulian sosial Polri terhadap lapisan masyarakat yang rentan dan membutuhkan uluran tangan, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang dekat dengan rakyat. Selain itu, aspek pembinaan organisasi juga diperkuat melalui kegiatan tatap muka dan pembinaan yang dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Widhy Kalingga. Fokus pembinaan ditujukan kepada pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Lombok Timur. Peran Bhayangkari sangat strategis dalam mendukung tugas dan pengabdian para suami yang berprofesi sebagai anggota Polri. Dukungan moral dan spiritual dari keluarga seringkali menjadi faktor penentu keberhasilan seorang personel dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan pemahaman peran Bhayangkari menjadi krusial dalam menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif bagi anggota Polri. Membangun Institusi Polri yang Humanis, Modern, dan Tepercaya Melalui rangkaian kegiatan kunjungan kerja ini, Polda NTB kembali menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi Polri yang humanis, modern, dan tepercaya. Penguatan pelayanan publik yang terus-menerus diupayakan diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif di seluruh wilayah hukum Nusa Tenggara Barat, dengan fokus pada Kabupaten Lombok Timur. Kunjungan kerja Kapolda NTB ke Polres Lombok Timur ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memastikan bahwa setiap satuan kerja di tingkat daerah berfungsi optimal dalam menjalankan amanat undang-undang. Dengan memperkuat pembinaan internal, mengevaluasi kinerja secara berkala, dan menjaga sinergitas dengan masyarakat melalui berbagai program, institusi Polri diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan publik dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Kehadiran Kapolda secara langsung di lapangan memberikan motivasi tambahan bagi para personel untuk terus bersemangat dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang mungkin timbul di masa mendatang. Evaluasi kinerja yang dilakukan juga menjadi dasar untuk merumuskan strategi-strategi baru yang lebih efektif dalam menghadapi dinamika sosial dan keamanan yang terus berkembang di NTB. Latar Belakang dan Konteks Kunjungan Kunjungan kerja Kapolda NTB ke Polres Lombok Timur ini dapat dilihat dalam konteks yang lebih luas, yaitu upaya revitalisasi dan penguatan aparatur negara dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah berbagai tantangan. Periode tahun 2026, khususnya menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, menjadi momen krusial bagi Polri untuk merefleksikan pencapaian dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Lombok Timur, sebagai salah satu kabupaten di NTB, memiliki karakteristik geografis dan sosial yang beragam, yang tentunya menghadirkan tantangan tersendiri dalam penegakan hukum dan pemeliharaan kamtibmas. Kehadiran Kapolda secara langsung bertujuan untuk memahami secara mendalam kondisi riil di lapangan, mendengarkan aspirasi dan kendala yang dihadapi oleh personel di Polres Lombok Timur, serta memberikan arahan yang konkret untuk peningkatan kinerja. Implikasi dan Dampak Kunjungan Kunjungan kerja Kapolda NTB ini memiliki implikasi yang signifikan bagi Polres Lombok Timur dan masyarakat di wilayah tersebut. Pertama, penguatan pembinaan internal diharapkan akan meningkatkan moral dan motivasi personel, sehingga mereka dapat bekerja lebih profesional dan berdedikasi. Kedua, evaluasi kinerja yang dilakukan akan menjadi dasar untuk perbaikan kinerja ke depannya, baik dalam hal penegakan hukum, pelayanan publik, maupun pencegahan kejahatan. Ketiga, program bakti sosial dan penyaluran bansos menunjukkan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi pada kesejahteraan mereka. Dampak jangka panjang dari kunjungan ini diharapkan akan tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan kepolisian, penurunan angka kriminalitas, dan peningkatan rasa aman masyarakat di Lombok Timur. Selain itu, penekanan pada nilai-nilai loyalitas, integritas, dan profesionalisme akan semakin memperkuat citra Polri sebagai institusi yang melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dengan tulus. Kunker ini juga menjadi bagian dari upaya Polda NTB untuk terus membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, yang merupakan fondasi penting bagi terwujudnya stabilitas keamanan yang berkelanjutan. Dengan adanya interaksi langsung dan evaluasi yang mendalam, diharapkan setiap personel kepolisian di Lombok Timur dapat lebih memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam menjaga keharmonisan sosial dan keamanan wilayah. Post navigation Pemberantasan Rokok Ilegal di Lombok Timur: Satgas BKC NTB Sita Ribuan Batang dan Tembakau Ilegal Tragedi di Perantauan: Jenazah PMI Lombok Timur Dipulangkan Setelah Meninggal Akibat Serangan Jantung di Malaysia