SELONG – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur telah mengumumkan hasil seleksi administrasi dan rekam jejak untuk lima formasi jabatan strategis. Pengumuman resmi tertuang dalam Surat Nomor: 800.1.2.6/28/PSJPTP/2026, yang menetapkan sebanyak 30 peserta dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap uji kompetensi. Seleksi terbuka ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Lombok Timur untuk menerapkan sistem merit dalam pengisian jabatan eselon II, guna mendapatkan aparatur sipil negara (ASN) yang kompeten, berintegritas, dan memiliki rekam jejak yang baik. Lima jabatan eselon II yang diperebutkan melalui seleksi terbuka ini meliputi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Kelima dinas ini memegang peranan krusial dalam mendorong roda perekonomian, investasi, ketenagakerjaan, dan ketahanan pangan di wilayah Lombok Timur. Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh panitia seleksi, berikut adalah nama-nama peserta yang dinyatakan lolos untuk masing-masing formasi: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Formasi ini diperebutkan oleh empat peserta yang berhasil melewati tahap seleksi administrasi dan rekam jejak. Nama-nama tersebut adalah Muhammad Iqbal, Muhammad Tasywiruddin, Saharudin, dan Sumaryadi. Jabatan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola potensi sumber daya laut dan perikanan yang melimpah di Lombok Timur, serta meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan pelaku usaha kelautan. Kepala Dinas Perindustrian Untuk posisi Kepala Dinas Perindustrian, sebanyak enam peserta dinyatakan lolos. Mereka adalah Lalu Alwan Wijaya, Maryani, Mirayang, Mirza Sophian, Musmuliadi, dan Nurul Saadah. Dinas Perindustrian berperan penting dalam pengembangan sektor industri lokal, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan nilai tambah produk-produk daerah. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Seleksi untuk jabatan Kepala DPMPTSP diikuti oleh empat peserta yang berhasil lolos. Peserta tersebut meliputi Hadi Siswanto, Lalu Agus Satriawan, Moh. Rozikin, dan Sosiawan Putraji. DPMPTSP menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi iklim investasi yang kondusif dan memberikan pelayanan perizinan yang efisien dan transparan bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Lombok Timur. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sebanyak enam peserta dinyatakan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya untuk memperebutkan posisi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Nama-nama tersebut adalah Ahmad Subhan, Hazrin, dr. Kurnia Akmal, M. Irham Jayadi, Mulki, dan Mustain. Dinas ini memiliki mandat untuk mengelola urusan ketenagakerjaan, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta memfasilitasi penempatan tenaga kerja baik di dalam maupun luar negeri, termasuk program transmigrasi. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Formasi Kepala Dinas Ketahanan Pangan menjadi yang terbanyak peminatnya, dengan sepuluh peserta dinyatakan lolos. Mereka adalah Arfany Muammar Masany, Aris Munandar, Baiq Widiani Astuti, Mahrum, Makrifatullah, Marepudin, Mukarrahman Shahibullah, Pelita Yatna, Sudirman, dan Taufik Hidayatullah. Dinas Ketahanan Pangan memegang peranan vital dalam menjamin ketersediaan, aksesibilitas, dan kualitas pangan bagi seluruh masyarakat Lombok Timur, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan nasional. Tahapan Uji Kompetensi Dimulai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Yulian Ugi Lusianto, menjelaskan bahwa tahapan uji kompetensi yang meliputi asesmen manajerial dan sosial kultural telah dimulai pada tanggal 29 hingga 30 Juni 2026. Pelaksanaan asesmen ini bertempat di kantor BKPSDM Kabupaten Lombok Timur. Seluruh peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan rekam jejak diwajibkan untuk mengikuti pembekalan secara daring sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia. "Pada hari pertama asesmen, peserta akan menjalani metode Leaderless Group Discussion (LGD) dan Competency Based Interview (CBI)," ujar Yulian Ugi Lusianto. Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan Assessment Center Provinsi Bali telah terjalin untuk menjamin objektivitas dan profesionalisme dalam setiap tahapan penilaian. Penggunaan metode LGD dan CBI diharapkan mampu menggali lebih dalam kompetensi manajerial, kemampuan pemecahan masalah, pengambilan keputusan, serta keterampilan interpersonal para calon pejabat. Komitmen pada Sistem Merit dan Peningkatan Kinerja Birokrasi Proses seleksi terbuka JPT Pratama ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya melalui sistem merit. Sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar tanpa membedakan latar belakang politik, ras, agama, gender, atau status lainnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan dan mempertahankan ASN yang berkinerja tinggi, profesional, dan memiliki integritas. Pemilihan pejabat pimpinan tinggi pratama yang kompeten dan berintegritas diharapkan akan berdampak positif pada peningkatan kinerja birokrasi di lingkungan Pemkab Lombok Timur. Pejabat yang terpilih akan memegang kendali atas urusan pemerintahan di dinas masing-masing, yang secara langsung bersentuhan dengan pelayanan publik kepada masyarakat. Dengan pejabat yang tepat di posisi yang tepat, diharapkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik dapat ditingkatkan secara signifikan. Lebih lanjut, rekam jejak yang baik dari para calon pejabat menjadi salah satu kriteria penting dalam seleksi ini. Hal ini mencerminkan upaya untuk memastikan bahwa para pemimpin di birokrasi memiliki catatan profesional yang bersih dan dapat dipercaya. Integritas dan rekam jejak yang positif akan menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Konteks dan Latar Belakang Seleksi Terbuka Pelaksanaan seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini bukanlah kali pertama dilakukan oleh Pemkab Lombok Timur. Kebijakan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengamanatkan bahwa pengisian jabatan struktural eselon I, II, dan III dilakukan melalui seleksi terbuka. Tujuannya adalah untuk menciptakan aparatur yang profesional, kompeten, dan berintegritas. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Barat, gencar melakukan reformasi birokrasi. Salah satu agenda utamanya adalah perbaikan sistem rekrutmen dan promosi ASN, termasuk pengisian jabatan pimpinan tinggi. Seleksi terbuka dianggap sebagai metode yang paling transparan dan akuntabel dibandingkan dengan sistem promosi tertutup atau penunjukan langsung yang rentan terhadap praktik nepotisme dan subjektivitas. Pentingnya posisi lima dinas yang diperebutkan dalam seleksi ini tidak dapat diabaikan. Dinas Kelautan dan Perikanan berperan dalam memanfaatkan potensi maritim yang besar di pesisir Lombok Timur, termasuk pengembangan budidaya laut, perikanan tangkap berkelanjutan, dan pariwisata bahari. Dinas Perindustrian menjadi kunci dalam mendorong industrialisasi di daerah, mulai dari industri kecil hingga menengah, serta menciptakan produk-produk unggulan yang dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional. DPMPTSP memiliki peran sentral dalam menarik investasi, yang merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Pelayanan yang cepat dan mudah akan mendorong pertumbuhan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan daerah. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelatihan keterampilan, dan penempatan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar, serta mengelola program-program transmigrasi yang dapat membuka wilayah baru dan mendistribusikan penduduk. Dinas Ketahanan Pangan memiliki tugas krusial dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, mengendalikan harga, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Di tengah tantangan perubahan iklim dan isu krisis pangan global, peran dinas ini menjadi semakin penting. Dampak dan Implikasi Lebih Luas Keberhasilan seleksi terbuka ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja internal Pemkab Lombok Timur, tetapi juga pada kualitas pelayanan publik yang diterima oleh masyarakat. Pejabat yang kompeten dan berintegritas akan mampu merumuskan kebijakan yang lebih baik, mengelola anggaran secara efektif, dan mengimplementasikan program-program pembangunan secara optimal. Implikasi jangka panjang dari penerapan sistem merit dalam pengisian JPT Pratama adalah terciptanya birokrasi yang lebih profesional, bersih, dan melayani. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, mendorong partisipasi publik dalam pembangunan, dan pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Lombok Timur secara keseluruhan. Proses seleksi yang transparan dan objektif ini juga dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya, sekaligus memperkuat budaya akuntabilitas dan meritokrasi di sektor publik. Dengan demikian, Lombok Timur dapat terus bergerak maju dalam mewujudkan visi pembangunannya melalui tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. Tahapan uji kompetensi yang akan dilalui oleh 30 peserta ini menjadi penentu akhir siapa yang akan menduduki lima jabatan strategis tersebut, dan diharapkan menghasilkan pemimpin-pemimpin terbaik bagi Bumi Patuh Patut Patju. Post navigation Wakil Menteri Koperasi RI Apresiasi Koperasi Syariah Karya Terpadu Madani Lombok Timur sebagai Pilar Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat