MATARAM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mengukuhkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan dengan meraih penghargaan kategori Silver Bidang Kesehatan dalam ajang bergengsi Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan program inovatifnya, "Garuda Air Timur" (Gerakan Rakyat untuk Akses Air Bersih Desa Atadei menuju Timur yang Mandiri), yang secara signifikan meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat di sekitar pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Upacara penganugerahan diselenggarakan pada Senin, 28 September, menandai pengakuan atas upaya PLN dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Penghargaan ini secara spesifik mengakui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIP Nusra yang berfokus pada peningkatan akses air bersih. Air bersih diakui sebagai salah satu kebutuhan dasar yang fundamental, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup, perbaikan sanitasi, dan pencegahan berbagai penyakit. Dalam konteks pengembangan infrastruktur energi, seperti PLTP Atadei, PLN UIP Nusra menunjukkan bahwa keberhasilan operasional harus sejalan dengan penciptaan manfaat sosial yang nyata dan terukur bagi komunitas yang terdampak. Kronologi dan Latar Belakang Program Garuda Air Timur Program Garuda Air Timur bukanlah sekadar pemberian bantuan semata, melainkan sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat dalam jangka panjang. Sebelum implementasi program ini, masyarakat Desa Atadei menghadapi tantangan serius dalam mengakses air bersih. Waktu tempuh untuk mencapai sumber air bisa memakan waktu satu hingga tiga jam, ditambah dengan distribusi yang belum memadai, sehingga menyulitkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, sanitasi, dan aktivitas produktif lainnya. Beban fisik, waktu, dan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh air bersih sangatlah besar, menghambat potensi pengembangan diri dan ekonomi masyarakat. Menyadari urgensi dan dampak dari kondisi tersebut, PLN UIP Nusra memulai inisiatif Garuda Air Timur. Program ini mencakup serangkaian intervensi teknis dan pemberdayaan masyarakat. Secara teknis, program ini melibatkan pemasangan pompa air yang efisien, pembangunan gardu induk berkapasitas sekitar 41.500 VA untuk menyediakan daya listrik yang stabil, serta pembangunan jaringan distribusi air bersih hingga ke titik-titik layanan yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Tujuannya adalah untuk memastikan pasokan air bersih yang stabil, berkelanjutan, dan dapat diakses dengan lebih mudah. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya terletak pada aspek teknis. Garuda Air Timur juga menekankan pada keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas yang dibangun. Pendekatan partisipatif ini penting untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang program, di mana masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab atas infrastruktur air bersih mereka. Dengan demikian, program ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat bersinergi dengan upaya menciptakan manfaat sosial yang luas. Dampak Nyata dan Perubahan Kualitas Hidup Implementasi program Garuda Air Timur telah membawa perubahan transformatif bagi masyarakat Desa Atadei. Dengan tersedianya akses air bersih yang lebih dekat dan stabil, masyarakat tidak lagi perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencari air. Pengurangan waktu dan beban fisik ini secara langsung memberikan kesempatan lebih banyak bagi warga untuk berfokus pada kegiatan produktif, seperti bertani atau berwirausaha, serta memberikan waktu ekstra untuk pendidikan anak-anak dan pengasuhan keluarga. Selain itu, ketersediaan air bersih yang memadai juga berdampak positif pada sektor rumah tangga dan sanitasi. Peningkatan sanitasi yang didukung oleh akses air bersih berkontribusi pada penurunan angka penyakit yang berkaitan dengan air, sehingga meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Pengurangan biaya yang sebelumnya dikeluarkan untuk membeli air atau transportasi menuju sumber air juga memberikan keringanan ekonomi bagi rumah tangga. Data pendukung menunjukkan bahwa di banyak wilayah pedesaan di Indonesia, perempuan seringkali menjadi pihak yang paling merasakan beban dalam penyediaan air bersih. Rata-rata waktu yang dihabiskan untuk mengambil air bisa mencapai 1-2 jam per hari. Program seperti Garuda Air Timur tidak hanya meringankan beban fisik, tetapi juga membuka peluang bagi perempuan untuk berpartisipasi lebih aktif dalam kegiatan ekonomi dan sosial. Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan Program TJSL PLN Partisipasi PLN UIP Nusra dalam ajang CSR dan PDB Awards 2026 bukan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi juga sebagai mekanisme evaluasi terhadap kualitas dan keberlanjutan program TJSL yang telah dijalankan. Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra, Bruly Victor Tarigan, menyatakan bahwa ajang seperti ini menjadi platform penting bagi PLN untuk mengukur efektivitas programnya. "Keikutsertaan dalam ajang seperti CSR dan PDB Awards menjadi salah satu ruang evaluasi bagi kami. Program yang telah dijalankan dapat dinilai dari sisi perencanaan, implementasi, dampak, hingga keberlanjutannya. Hasil evaluasi tersebut menjadi masukan bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas program TJSL agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak yang terukur bagi masyarakat," ujar Bruly. Evaluasi yang komprehensif ini mencakup berbagai aspek, mulai dari bagaimana program dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, efektivitas metode implementasinya, dampak positif yang dihasilkan, hingga strategi yang diterapkan untuk memastikan program tetap berjalan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang tanpa ketergantungan penuh pada pendanaan awal. Masukan dari para juri dan peserta lain dalam ajang ini diharapkan dapat menjadi referensi berharga untuk penyempurnaan program-program TJSL PLN di masa depan. Konteks CSR dan PDB Awards 2026 CSR dan PDB Awards 2026 sendiri merupakan sebuah ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bekerja sama dengan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF). Forum ini menjadi wadah bagi berbagai perusahaan di Indonesia untuk memamerkan dan mendapatkan pengakuan atas inisiatif CSR dan program pengembangan desa berkelanjutan yang mereka lakukan. Ajang ini diikuti oleh berbagai perusahaan ternama dari berbagai sektor, termasuk PT PLN (Persero) beserta sejumlah unitnya, PT Adaro Indonesia, PT ANTAM Tbk, sejumlah entitas Pertamina, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pama Persada Nusantara, PT Berau Coal, PT Arutmin Indonesia, PT Timah Tbk, dan Sinar Mas Land. Kehadiran perusahaan-perusahaan besar ini menunjukkan betapa pentingnya isu CSR dan pembangunan berkelanjutan dalam lanskap bisnis di Indonesia. Penganugerahan penghargaan ini turut dihadiri oleh pejabat penting, termasuk Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dan Ketua Umum ISSF, Sudarmanto. Kehadiran mereka menggarisbawahi dukungan pemerintah dan para pemangku kepentingan terhadap upaya perusahaan dalam berkontribusi pada pembangunan masyarakat dan desa. PLTP Atadei dan Sinergi Pembangunan Energi dan Sosial General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW Manurung, menjelaskan bahwa Program Garuda Air Timur merupakan bagian integral dari strategi PLN dalam mendukung keberlanjutan pengembangan PLTP Atadei. PLTP Atadei sendiri memiliki kapasitas 2 x 5 megawatt (MW) dan saat ini berada pada tahap prakonstruksi. "Program ini kami inisiasi agar masyarakat dapat merasakan manfaat sejak tahap awal pengembangan PLTP Atadei. Bagi PLN, pembangunan pembangkit harus berjalan beriringan dengan upaya membangun keberlanjutan sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar proyek," ujar Manurung. Pendekatan ini menunjukkan kesadaran PLN bahwa pembangunan infrastruktur energi, meskipun vital untuk kemajuan bangsa, harus dilaksanakan dengan memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. Dengan memastikan masyarakat merasakan manfaat positif sejak dini, PLN berupaya membangun hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan dengan komunitas lokal. Hal ini juga bertujuan untuk meminimalkan potensi konflik dan memperlancar proses pembangunan proyek energi. Apresiasi dan Kolaborasi Multi-Pihak Penghargaan yang diraih PLN UIP Nusra melalui program Garuda Air Timur tidak lepas dari peran penting berbagai pihak yang telah berkolaborasi. RDW Manurung menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada masyarakat Desa Atadei, Pemerintah Kabupaten Lembata, pemerintah desa, mitra pelaksana program, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan dan kontribusi aktif. "Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Kami berterima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah desa, mitra pelaksana, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung. Kolaborasi ini akan terus kami jaga agar pengembangan PLTP Atadei dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat," tutup Manurung. Kolaborasi yang solid ini menjadi kunci keberhasilan program-program TJSL PLN. Dengan semangat kemitraan, PLN UIP Nusra berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan program-program yang tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian mereka dalam jangka panjang. Peran aktif dari pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat lokal sangat krusial dalam memastikan keberlanjutan program dan pencapaian tujuan pembangunan yang lebih luas, yaitu kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Keberhasilan program Garuda Air Timur dan pengakuan melalui CSR dan PDB Awards 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menjalankan peranannya sebagai agen pembangunan yang bertanggung jawab. Program ini menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan dalam setiap strategi bisnis mereka, demi terciptanya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh penjuru negeri. Post navigation PLN dan BPBD Ternate Luncurkan Program Desa Siaga Bencana di Kelurahan Sasa, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Ancaman Bencana